VIDEO Dealer Wuling Motor Babel Siapkan Mobil Siaga Desa

Admin
VIDEO Dealer Wuling Motor Babel Siapkan Mobil Siaga Desa
Foto:Diko

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Meski baru buka cabang di Bangka Belitung, namun Wulling Motor telah mendapat simpati masyarakat Negeri Serumpun Sebalai. Apalagi, empat model mobil Wuling yang tersedia di Indonesia saat ini mulai digandrungi masyarakat. Saat ini Wuling memasarkan 3 MPV and 1 SUV, yang termurah adalah Formo dan termahal Almaz. Berikut model mobil Wuling yang telah beredar di Indonesia, termasuk di Bangka Belitung, yaitu Wuling Almaz, Wuling Confero, Wuling Cortez dan Wuling Formo.

Guna menancapkan kiprahnya di Bangka Belitung ini, Dealer Wuling Motor Cabang Bangka Belitung giat mempromosikan berbagai produk unggulannya ke desa-desa yang ada di Bangka Belitung. Hal tersebut ditandai dengan kerjasama antara Wuling Motor Babel dengan sejumlah kepala desa berkenaan dengan pengadaan Kendaraan Operasional Desa. Branch Manager Dealer Wulling Motor Babel, Muhammad Nizam mengatakan kerjasama pihaknya dengan beberapa kades telah dimulai sejak pertengahan tahun lalu dipersiapkan. "Tetapi baru sekarang bisa kita realisasikan. Kita memang sedang mengusahakan kerjasama ke desa-desa, karna kita tahu pemerintahan desa membutuhkan kendaraan operasional desa," katanya Nizam kepada Babelreview di acara penyerahan kunci kendaraan kepada kepala desa, di Kantor Wulling Motor, di Jalan Soekarno Hatta Pangkalpinang, Senin (18/12/2019).

Penyerahan kunci mobil Wuling diserahkan kepada Kades Simpang Yul Fakhturrohim dan Kadea Ketap Indra. Ikut hadir saat penyerahan kunci mobil antara lain Kades Beruas Pariyandi, Kades Tuik Sudrajat, Kades Pangkal Beras Rudi, Kades Tugang Susiandi, Kades Air Belo Benny Asbandi, Kades Jebus Hendry, Kades Dendang Kasirun, Kades Penyampak Doni dan Kades Simpang Tiga Sartojoyo. Nizam menyatakan, kendaraan siaga desa ini penting sekali, apalagi yang jauh misalnya ada warga yang sakit ini bisa dibawa menggunakan mobil siaga ini walaupun mobil ini bukan mobil ambulance.

" Alhamdulillah beberapa desa dari Kabupaten Bangka Barat, Bangka Tengah dan Bangka Induk sudah ada yang bekerja sama. Sampai saat ini ada empat yang sudah realisasi, berkenaan stok ada beberapa stok ini datang yang datang baru untuk 2020 ini karna kita memang 2019 sudah habis semua. Alhamdulillah secara nasional emang laris," ungkap Nizam. Produk Wulling ini memiliki beberapa merk andalan yang tak perlu diragukan. Wulling berani dengan fitur yang lengkap dan harga bersaing.

"Untuk operasional desa itu butuh fitur lengkap dan sesuai anggaran. Nah kita hadir memberi itu semua, salah satunya ambulans kita hadir dengan fitur lengkap hanya Rp 185 juta. Itu boleh dicek harga termurah dikelasnya. Jadi sesuai anggaran desa, tidak perlu dana besar untuk pengadaan ini hingga masih bisa saving untuk bangun yang lain seperti jalan, pasar, dll. Jadi penggunaan dana desa lebih efektif," jelasnya. Nizam juga mengungkapkan, Pemerintah Desa tak perlu khawatir jika menggunakan produk Wulling, karena pihaknya punya beberapa program untuk pemerintah desa. "Kita akan ada servis berjalan di desa, mereka yang udah beli gak wajib kesini untuk servis karena pasti butuh anggaran. Kita jemput bola ke Desa-desa.

Kita buktikan bukan hanya jualnya aja kita beri servis, tapi after sale nya juga demikian, jadi mereka udah beli kita rawat mobilnya," katanya. Sementara, Kepala Desa Simpang Niur, Tempilang Bangka Barat, Fakhturrahim mengatakan, desa memiliki dana yang terhitung cukup tinggi, tapi secara keseluruhan di desa hanya untuk satu atau dua kegiatan. Karena itu, agar efektif penggunaan dana desa pihaknya memilih menggunakan sebagian dana desa untuk pengadaan kendaraan operasional desa. "Kita memilih Wulling ini, pertama banyak muatannya. Kalau kita orang kampung ni muatan pertama, selain itu harganya juga terjangkau.

Meskipun awalnya kita masih meragukan sparepartnya agak susah, tapi Alhamdulillah sparepart nya ada disini dan irit juga," sebutnya. Memurut Fakhturrahim, alasan pihaknya membeli mobil adalah untuk operasional desa. "Jadi warga desa kita kalau mau pakai untuk kegiatan positif akan kita izinkan dan juga untuk kegiatan masyarakat desa," tambahnya. Senada dengan Fakhturrahim, Kepala Desa Ketap Jebus Bangka Barat Indra melihat butuhnya penggunaan kendaraan operasional desa, karena itu pihaknya mengambil mobil kelas minibus.

Selain itu juga, hasil survei dari tim pelaksana kegiatan, ternyata Mobil 1500 CC Wulling ini lebih murah jika dibanding produk lainnya. "Ini juga untuk efisiensi anggaran. Jadi perlu kami hemat, selain itu ketersediaan sparepart dari pihak manajemen bisa memenuhi sparepart. Jadi kekhawatiran masyarakat dengan produk Wulling bisa terjawab. Mobil ini nantinya akan digunakan untuk kegiatan desa," pungkasnya. (BBR)