VIDEO Puluhan Jurnalis Babel Unjuk Rasa Kecam Kekerasan Oknum Kepolisian  

Admin
VIDEO Puluhan Jurnalis Babel Unjuk Rasa Kecam Kekerasan Oknum Kepolisian   
Foto dan video:Irwan

 PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Puluhan jurnalis Bangka Belitung yang terdiri dari organisasi konstituen Dewan Pers, yakni Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Babel, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Babel menggelar unjuk rasa di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Senin (30/1/2019).

Dalam aksinya para jurnalis membentangkan spanduk dan masing-masing perwakilan organisasi dan media berorasi. Mereka membuat pernyataan sikap mengecam kekerasan terhadap jurnalis di berbagai daerah oleh oknum polisi ketika sedang bertugas meliput unjuk rasa mahasiswa menolak RKUHP pada 24-25 September 2019 lalu.

“Padahal, didalam UU No 40 tahun 1999 tentang Pers secara tegas disebutkan, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan berakibat menghambat atau menghalangi kerja pers, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda sebanyak Rp 500 juta,” ujar Ketua IJTI Babel Joko Setyawanto.

Atas perlakuan kekerasan dan diskriminatif tersebut, jurnalis Bangka Belitung mendesak pihak Kepolisian untuk segera membenahi prosedur perlindungan bagi para jurnalis yang bertuga di lapangan. Dihadapan Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono yang turut hadir, Ketua PWI Babel Fathurahman membacakan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mendukung Penegakan Hukum atas pelanggaran / kekerasan terhadap Pers

 

  1. Mengedepankan UU Pers dalam Penyeleseaian Kekerasan terhadap Jurnalis/wartawan.

 

  1. Meminta Komitmen dan Jaminan keselamatan insan pers dalam melakukan profesi peliputan, khususnya di Babel yang dilindungi oleh UU Pers Nomor 40 Tahun.

 

  1. Menyerukan kepada media dan jurnalis melaksanakan kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya.

 

  1. Meminta masyarakat dari semua kalangan untuk taat UU Pers, termasuk upaya penyelesaian sengketa jurnalistik.

 

Menanggapi tuntutan tersebut Kapolda Babel memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang telah menyampaikan aspirasinya dengan baik dan tertib. Kapolda telah menyerap dan akan menampung pernyataan sikap yang telah disampaikan dengan mengedepankan Undang Undang Pers.

Selain itu, Kapolda juga menjamin keamanan para jurnalis dalam melakukan peliputan. “Apabila sedang dalam tugas peliputan teman-teman jurnalistik, polisi akan menjamin keselamatannya. Tidak perlu takut. Namun para jurnalis juga dapat mematuhi Undang Undang Pers yang telah disepakati bersama,” ujar Brigjen Pol Istiono.

Unjuk rasa yang dikawal pihak keamanan dari Polres Pangkalpinang tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Setelah menyampaikan pernyataan sikap, para jurnalis membubarkan diri. (BBR)