Warga Berdatangan ke TPS, Ternyata Alasannya Rugi Tidak Nyoblos Presiden

kasmirudin
Warga Berdatangan ke TPS, Ternyata Alasannya Rugi Tidak Nyoblos Presiden
Warga saat memberikan hak pilihnya di TPS 15 Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Girimaya, Rabu (17/4/2019). (Foto: Kusuma)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Rasanya seperti Hari Raya. Beginilah celetukan Satria, melihat antusias masyarakat Di sekitar lingkungannya saat mendatangi TPS 15 Kelurahan Bukit Besar Kecamatan Girimaya, Rabu (17/4/2019).

Pengakuan Satria warga Girimaya ini beralasan, pasalnya sejak dibuka jam 07.00 WIB, warga mulai berdatangan ke TPS.

"Sejak pagi tadi warga sudah datang. Meski tidak antri, namun warga silih berganti datang ke TPS," ujar Satria.

Menurut Satria, antusias masyarakat ini cukup signifikan dibanding Pemilu 2014 lalu. Jika 2014 lalu, di TPS yang sama, warga baru datang sekitar jam 8.00.

"Itupun sudah sepi sekitar jam 11.00," katanya.

Hal serupa diungkapkan oleh Mardianto. Menurut warga yang berprofesi jualan nasi goreng ini, dirinya dan keluarga baru Pemilu 2019 inilah tertarik untuk ikut mencoblos. Sebelumnya Mardianto mengaku tidak perduli dengan pesta demokrasi lima tahunan ini.

"Entah mengapa Pemilu tahun ini saya sangat bersemangat ikur nyoblos. Mungkin karena pengaruh Capres idola saya," ujar Mardianto.

Saat ditanya siapa capres yang Ia pilih, Mardianto tak mau menjawab, hanya senyuman saja yang terlihat sembari mengangkat tangan dengan jari jempol dan telunjuk yang terbuka.

"Tahu kan maksudnya," tukas Mardianto.

Pantauan Babel Review, makin menjelang siang, warga makin berdatangan ke TPS. Terlihat para warga ini gembira penuh tawa canda saat memasuki TPS. Terlihat juga mereka saling bertegus sapa satu sama lain sembari menunggu giliran dipanggil petugas. (BBR)


Penulis  :  Kusuma             
Editor    :  Kasmir
Sumber  : Babel Review