11 Peserta Asal Babel Ikut Audisi Online LIDA 2021, Peserta Satu Ini Pengen Emaknya Bangga

Ahada
11 Peserta Asal Babel Ikut Audisi Online LIDA 2021, Peserta Satu Ini Pengen Emaknya Bangga
Indosiar kembali menggelar audisi kontes LIDA secara online/virtual dan berlangsung di 34 Provinsi sejak 15 November 2020 - 17 Januari 2021. (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Kontes Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yang diselenggarakan saluran Televisi Indosiar telah memasuki musim ke-IV.

Banyak penyanyi-penyanyi dangdut ternama Indonesia saat ini lahir dari kompetisi tersebut.

Untuk terus menggali dan mencari bakat-bakat lainnya, Indosiar kembali menggelar audisi kontes LIDA, yang kali ini dilakukan secara online/virtual dan berlangsung di 34 Provinsi sejak 15 November 2020 hingga 17 Januari 2021 mendatang.

Tak terkecuali peserta dari Bangka Belitung, tercatat sedikitnya ada 11 peserta asal Babel yang terpilih dari ratusan yang telah mengirimkan vidio, untuk menunjukan kemampuan masing-masing di depan para juri melalui aplikasi zoom.

Salah satu juri online, Ekin Gabriel menjelaskan para juri telah memilih atau menseleksi ribuan vidio yang dikirimkan para peserta. Selanjutnya vidio peserta terpilih akan mengikuti audisi virtual booth melalui aplikasi zoom.

“Dari sekian banyak yang kirim video kami pilih yang paling bagus atau terbaik. Nanti akan kami pilih 5 sampai 7 orang untuk masuk ke babak final audisi. Lalu, mereka akan berjumpa dengan juri artis dan terpilih dua orang dari setiap provinsi,” terangnya.

Ia menuturkan, meski audisi kali ini dilakukan secara online, maka para juri tetap melakukan penyeleksian ketat dan lebih teliti, mulai dari kualitas suara, power, penjiwaan dan karakter suara para peserta.

“Yang jelas kalau nyanyi nggak boleh fals, kita lihat temponya.Walaupun nggak pake musik kita bisa merasakan, dinamikanya, powernya. Bahkan perbendaharaan lagu dangdutnya juga kita nilai, karena akan ikuti audisi. Liga dangdut ini kan setiap hari tampil, kalau nggak punya perbendaharaan lagu dangdut, maka akan sulit ikuti kompetisi secara baik,”ungkapnya.

Salah satu peserta asal Bangka Tengah, Provinsi Babel yang berhasil ikut virtual booth, Zaid Muhammad Shadam, mengaku senang bisa mengikuti audisi LIDA ini. Pria yang mengaku fans berat Nassar ini, bercerita bahwa motivasi dirinya mengikuti kompetisi ini yakni ingin membuktikan kepada sang bunda tercinta bisa meraih cita-citanya menjadi penyanyi dangdut dan bisa tampil di TV.

“Motivasi untuk nyanyi itu saya ingin berjuang. Dulu dibilang suara saya gak bagus, tapi saya latihan terus. Kita ga tahu, waktu yang akan menjawab,” ujarnya.

“Saya juga mau membuktikan ke mamak, karena mamak selalu support saya. Bahkan sampai ke properti yang saya pakai semua disiapin mamak. Jadi pengen buat bangga mamak,” harapnya.

Usai bernyanyi dan merasa tampil maksimal didepan para juri, Shadam optimis akan bisa terus lanjut dan menggapai cita-citanya.

Hal serupa juga disampaikan Aditia Okta, dirinya bersyukur bisa sampai ketahap ini. Pria yang berprofesi sebagai penyanyi cafe ini pun berharap bisa terus berjuang ke tahap selanjutnya.

“Aku pengen buktiin kalo aku bisa, apalagi udah ada bakat dan bisa bermain musik,” pungkasnya. (BBR)
Laporan: Diko S