1.150 Pekerja yang Kena PHK di Pangkalpinang Akan Peroleh Kartu Prakerja

kasmirudin
1.150 Pekerja yang Kena PHK di Pangkalpinang Akan Peroleh Kartu Prakerja
Plt Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang, Yan Rizana. (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang, mencatat sebanyak 1.150 pekerja yang terdata untuk memperoleh Kartu Prakerja.

"Data tersebut merupakan jumlah pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan. Untuk jumlah yang dirumahkan sebanyak 1.072 pekerja, sedangkan untuk yang kena PHK sebanyak 78 orang," kata Plt DPMPTSP Naker Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, Rabu (6/5/2020).

Ia juga mengatakan, sebanyak 56 perusahaan di Kota Pangkalpinang yang merumahkan dan melakukan PHK karyawan.

"Adapun 56 perusahaan tersebut bergerak di bidang perhotelan, retail, restoran, industri lembaga keuangan dan jasa lainnya," katanya.

Ia mengatakan, sesuai arahan Kemenko Perekonomian RI, untuk para peserta diminta untuk menginput data secara langsung terkait pengajuan Kartu Prakerja.

BACA :

PT. Telkomsel dan PT. SBS Salurkan Bantuan Berupa Alkes Tenaga Medis

"Pemkot Pangkalpinang sudah mengundang perwakilan perusahaan, kemudian diberikan sosialisasi dan pendampingan untuk menginput data tersebut. Pendampingan akan kami lakukan mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 6 Mei 2020," ujarnya.

Yan juga menyebutkan, untuk saat ini pengajuan Kartu Prakerja sudah masuk gelombang ke 4. Namun sampai saat ini belum ada informasi dari Kemenko Perekonomin RI terkait tervertifikasi Kartu Prakerja untuk Kota Pangkalpinang.

"Untuk program Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif yakini Rp 1 juta dalam bentuk pelatihan daring atau online, kemudian Rp 600 ribu per orang diberikan selama 4 bulan, selanjutnya Rp 50 ribu dibayar selama 3 bulan, jadi total sebsar Rp3.550 ribu per orang," ujar Yan.

Ia berharap, dengan bantuan Kartu Prakerja ini dapat membantu para pekerja di tengah pandemi Covid-19 ini. (BBR)


 

Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir