15 Pasien Covid-19 Babel Berasal dari Cluster Kapal BUMN, Mulyono : Kita Dibantu Full

diko subadya
15 Pasien Covid-19 Babel Berasal dari Cluster Kapal BUMN, Mulyono : Kita Dibantu Full
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung (Babel) Bidang Kesehatan Mulyono (Foto Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Kasus Positif Covid-19 Bangka Belitung kembali bertambah, perhari ini Selasa (5/5) Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Babel total ada 28 Pasien.

Lonjakan pasien terbanyak ada pada Cluster kapal BUMN dimana tercatat hingga hari ini 15 pasien Covid-19 dari cluster tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara Covid-19 Babel bidang Informasi kesehatan GTPPC-19, Mulyono mengatakan bahwa kendati kasus Covid-19 di Babel banyak dari Cluster kapal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Mayoritas Masyarakat luar. 

Ia menjelaskan tidak ada keberatan Pemerintah Provinsi Babel untuk merawat pasien-pasien tersebut. Apalagi BUMN bersangkutan memberikan support terhadap pemerintah Babel.

" kami sangat di bantu full oleh pertamina artinya pertamina apa pun yg kurang siap pertamina bantu dan juga kami merasakan bahwa ini jadi tugas kita, dari pihak Gubernur juga tidak mempermasalahkan," katanya.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan apa yang telah mereka lakukan hingga hari ini sudah sesuai dengan protap yang ditetapkan Kementrian Kesehatan.

" kami dari pihak kementrian Kesehatan memang protapnya seperti itu, dimana ada kasus disitulah pasien di rawat selama ini juga sudah begitu," ujarnya.

Tapi Mulyono tak menampik bahwa kasus di Bangka Belitung meningkat tajam setelah ada Cluster dari Kapal BUMN tersebut.

" kalau kita lihat kasus positif mulai naik pada jumat 1 April dengan tambahan 9 kasus dari 10 menjadi 19 kasus. Sabtu 2 April tidak ada tambahan, kemudia Minggu 3 April bertambah 1 menjadi 20 Kasus. Senin 4 April tidak ada tambahan, Sementara hari ini selasa 3 April ada Penambahan 8 kasus jadi total 28 kasus, sehingga tercatat mayoritas pasien Covid-19 Babel, berasal dari Cluster Kapal BUMN sebanyak 15 Pasien," pungkasnya(BBR)


Laporan Diko Subadya

Sumber Babel Review