150 Santri Asal Babel Dirapid Tes 15 Juni 2020 Ini

Ahada
150 Santri Asal Babel Dirapid Tes 15 Juni 2020 Ini
Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa membenarkan bahwa ada beberapa anak pesantren yang sudah ada panggilan untuk kembali ke pesantren, datang ke Gugus Tugas melalui ikatan orangtuanya, atau ikatan alumni santri pesantren.

"Mereka datang ke gugus untuk menjelaskan tentang rencana kepulangan mereka ke pesantren di Jawa," kata Mikron.

Atas dasar kemanusiaan dan untuk memajukan sumber daya manusia Babel, Pak Gubernur kata Mikron, memberikan bantuan salah satu persyaratan yang disyaratkan dalam penerbangan, yaitu membantu rapid tes dengan anggaran dibebanan kepada Pemprov Babel.

Rencananya rapid tes tersebut akan dilaksanakan sekitar tanggal 15 Juni 2020 dengan peserta 125 sampai 150 orang santri-santriwati yang akan dilakukan rapid tes, dengan kebijakan biaya dibebankan pemerintah provinsi.

"Insya Allah akan kita laksanakan pada 15 Juni. Hal ini tentu saja sangat membantu, dan kami berharap ini menjadi ladang kebaikan untuk kita semua," tukas Mikron Antariksa.

Sebelumnya Gubernur Babel Erzaldi berjanji akan memfasilitasi dan mengkoordinir kepulangan para santri dan santriwati asal Babel ke pesantren, terutama pesantren di Jawa dan luar Jawa, yang telah mendapat izin dari pemerintah setempat untuk dibuka.

Namun, untuk kembali ke sana tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi terutama protokol penerbangan atau penyebarangan, salah satunya harus memenuhi syarat berupa hasil rapid tes.

Nah, bantuan rapid tes itulah kata Gubernur Erzaldi yang akan diberikan dengan disuport penuh pembiayaannya oleh Pemprov Babel.

"Agar kepulangan mereka lancar dan tertib, maka harus didahului dengan rapid tes. Nah, rapid tes ini yang akan kita bantu. Kenapa, karena banyak permohonan kepada kami Gubernur Babel untuk membantu para santri ini kembali, maka kita bukakan pintu dan menyiapkan informasi tersebut," sebut gubernur. (*/BBR)