3 Desa dan 4 Kelurahan Masih Zona Merah, Kasus Baru Covid Kabupaten Bangka Bertambah 46 Orang

Bangahada
3 Desa dan 4 Kelurahan Masih Zona Merah, Kasus Baru Covid Kabupaten Bangka Bertambah 46 Orang
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH. (Ist)

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menyebutkan ada penambahan kasus baru sebanyak 46 orang. Selain itu yang dinyatakan sembuh ada 34 orang.

Dengan adanya penambahan kaus hari ini, maka jumlah total keseluruhan yang terkonfirmasi positif sebanyak 3.565 orang. Sedangkan yang sudah sembuh 3.224 orang, serta yang meninggal dunia sebanyak 61 orang.

Sementara itu untuk yang masuk daftar kontak erat ada sejumlah 3.507 orang, suspek 2.391 orang, suspect discarded ada 2.180 orang, probable 1 orang dan yang masih menunggu hasil swab ada 150 orang.

"Hingga sekarang masih ada 280 orang yang menjalani isolasi mandiri, isolasi dan karantina baik di tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah Kabupaten Bangka maupun di Wisma II Provinsi Bangka Belitung. Dari 280 orang tersebut yang terbanyak berasal dari Kecamatan Sungailiat 147 orang, Kecamatan Pemali 78 orang dan Kecamatan Belinyu ada 54 orang," jelas Boyt, Jum'at (21/5/2021).

Ia menambahkan untuk saat ini masih terdapat 3 desa yang masuk zona merah diantaranya Desa Air Ruai, Desa Pemali dan Desa Karya Makmur.

Kemudian ada 4 kelurahan yang masuk zona merah yaitu Kelurahan Parit Padang, Kelurahan Bukit Betung, Kelurahan Sungailiat, Kelurahan Sri Menanti dan Kelurahan Kenanga.

"Kabupaten Bangka telah mempunyai perda untuk protokol kesehatan penanganan virus disease 2019 dengan nomor 5 tahun 2021. Mudah mudahan kedepan kita akan menerapkan perda tentang penegakan disiplin protokol kesehatan yang ada di Kabupaten Bangka. Jika terdapat masyarakat tidak menggunakan masker dan terkena razia maka akan didenda sebesar Rp200 ribu" tandasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu Wasisto