30 Petugas Puskesmas se Babel Dilatih Berikan Pelayanan Promotif Preventif

Ahada
30 Petugas Puskesmas se Babel Dilatih Berikan Pelayanan Promotif Preventif
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Mulyono Susanto menghadiri kegiatan Pelatihan Keluarga Sehat Tahun 2020 di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (18/03/2020). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID - Dengan melatih petugas puskesmas se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berharap petugas mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, baik promotif dan preventif.  

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Mulyono Susanto saat membuka kegiatan Pelatihan Keluarga Sehat Tahun 2020 di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (18/03/2020).

"Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, tetapi juga ke luar gedung. Walaupun bekerja sama dengan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dibina puskesmas, petugas tetap harus melakukan kunjungan langsung ke keluarga di wilayah kerjanya," ungkapnya.

Dalam pelaksanaan upaya kesehatan, integrasi dilakukan oleh petugas pembina keluarga.

 "Siapa petugas pembina keluarga? Seluruh tenaga kesehatan di puskesmas. Petugas pembina keluarga harus dibekali ilmu yang cukup terkait dengan program yang ada di puskesmas," ujar Mulyono.

"Dari kunjungan rumah sebagai konsep pendekatan keluarga, kita berharap dapat  mengumpulkan data profil kesehatan keluarga dan updating pangkalan datanya," tambahnya.

Saat kunjungan ini, merupakan momen penting petugas untuk melakukan upaya promosi dan preventif.  

"Petugas dapat mengedukasi masyarakat mengenai program kesehatan, misalnya saat ini, pencegahan Covid-19 kepada masyarakat," jelas Mulyono.

Sementara itu, Kepala Sumber Daya Manusia Kesehatan, Ratu Zaenab Amin menjelaskan bahwa peserta pelatihan berjumlah 30 orang.

"Peserta berasal puskesmas di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kecuali Kota Pangkalpinang," ungkapnya.

Langkah awal setelah pelatihan, dilakukan pendataan seluruh keluarga dalam wilayah kerja puskesmas.

"Hasil kegiatan ini akan menjadi dasar pembuatan database keluarga sehat dan penghitungan indeks keluarga sehat," ungkapnya.

Kesamaan pandangan dan pedoman dalam penerapan dan pelaksanaan program ini diharapkan dapat menelurkan petugas yang berkompeten dan mampu menghasilkan output yang akurat.

Kegiatan ini digelar di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai dari 16 hingga 20 Maret 2020. (*/BBR)