4 ASN Pemkot Pangkalpinang Terciduk Narkoba, Sanksinya Bisa Dipecat

Ahada
4 ASN Pemkot Pangkalpinang Terciduk Narkoba, Sanksinya Bisa Dipecat
Ilustrasi. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pangkalpinang, akan memberikan sanksi kepada empat oknum ASN Pemkot Pangkalpinang atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Empat oknum ASN tersebut diringkus BNN Kota Pangkalpinang, usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu, pada Senin (16/3/2020).

Plt Kepala BKPSDM Kota Pangkalpinang, Eko Budi Hartono mengatakan, para oknum ASN tersebut telah melanggar kode etik sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010.

"Jika sudah terbukti, maka pasti kita akan ambil tindakan, ada sanksi-sanksi yang akan diterima pada PNS memang terbukti menyalahgunakan narkoba," ucap Eko. Rabu, (18/3/2020).

Ia mengatakan, sanksi yang akan diberikan bagi seorang pejabat struktural, dapat dikenakan pencopotan jabatan.

"Kemudian juga bisa penurunan pangkat, namun akan kita lihat sejauh mana pelanggaran yang dilakukan," ujarnya.

Eko menuturkan, apabila oknum ASN sudah ditetapkan sebagai tersangka, apalagi ditetapkan sebagai pengedar dan sudah ditahan, maka otomatis diberhentikan sementara sampai menunggu inkrah.

" Ketika dia inkrah dan terbukti bersalah, bisa-bisa dia diberhentikan tidak dengan hormat, Itu terberat", ujarnya.

Eko menyebutkan, untuk keempat okmum ASN tersebut masih di asesment oleh BNN Kota Pangkalpinang.

"Informasi dari BNN Kota Pangkalpinang sudah positif pengguna, kalau sudah ada keputusan dari BNN seperti itu dan mereka terbukti sudah melakukan pelanggaran kode etik. Itu akan diberikan sanksi," terangnya.

Eko menyebutkan, saat ini keempat oknum ASN tersebut dalam proses untuk penjatuhan hukuman disiplin.

"Kita sedang proses, kalau tidak hari ini besok ketika sudah ada kejelasan informasi kita akan eksekusi," katanya. (BBR)

Laporan: Gusti