40 Tempat Wisata di Indonesia Ini Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan (4)

kasmirudin
40 Tempat Wisata di Indonesia Ini Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan (4)
Pantai Dato Majene – Sulawesi Barat. (ist)

BABELREVIEW.CO.ID -- Liburan adalah salah satu cara paling jitu untuk melepas stres akibat rutinitas dan pekerjaan yang menjemukan. Tidak perlu melancong ke luar negeri atau menghabiskan uang di pusat-pusat perbelanjaan mahal, sebab Indonesia juga punya banyak sekali tempat menarik yang menunggu untuk segera Anda jelajahi.

Dari mulai wisata laut dan pantai, pegunungan, danau, hutan, dan masih banyak lagi yang lainnya, semua bisa dengan mudah ditemukan di Negeri Zamrud Khatulistiwa ini. Seperti yang dirilis dalam website www.traveloka.com, berikut ini 40 tempat wisata di Indonesia yang cocok untuk menikmati liburan akhir pekan.

 

31. Taman Nasional Gunung Kelimutu – Flores, NTT

Puas menjajaki NTB, sekarang penjelajahan kita lanjutkan ke NTT. Nusa Tenggara Timur juga memiliki tempat wisata dengan panorama yang tak kalah menakjubkan dibandingkan NTB, lho, salah satunya adalah Taman Nasional Gunung Kelimutu. Taman ini terdiri dari bukit-bukit landai dan bergunung-gunung, dengan Gunung Kelibara setinggi 1.731 meter sebagai puncak tertingginya. Selain itu, di sini juga tedapat Gunung Kelimutu dan danau 3 warna yang terletak di puncak Gunung Kelimutu itu sendiri. Satu hal yang menarik, masyarakat sekitar menganggap bahwa perbedaan warna di setiap kubangan danau merupakan sesuatu yang keramat, maka tidak heran kalau di sini masih sering diselenggarakan upacara atau ritual khusus lengkap dengan sesajinya dalam rangka memohon keselamatan dan keberkahan.

 

32. Pantai Losari – Makassar, Sulawesi Selatan

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan Pantai Losari, bukan? Meskipun belum pernah menginjakkan kaki di sana, umumnya orang Indonesia tahu persis di mana pantai ini berada. Ya, di Makassar, Sulawesi Selatan. Pantai ini merupakan tempat wisata yang menjadi primadona warga sekitar dan siapa pun yang berkunjung ke Makassar. Di sini, Anda bisa duduk santai di pinggir pantai menikmati angin sepoi-sepoi ditemani camilan khas yakni pisang epe. Suasana pantai akan semakin ramai menjelang sore karena Losari adalah tempat favorit banyak orang untuk melihat matahari terbenam. Meskipun pantai, objek wisata ini tidak memiliki pasir jadi jangan harap Anda bisa membangun istana pasir di sini. Selain itu, Anda juga tidak diperkenankan berenang di sini karena pantai ini cukup dalam.

 

33. Wakatobi – Sulawesi Tenggara

Wakatobi merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara dengan panorama alam yang begitu memukau. Wakatobi sendiri merupakan akronim dari nama-nama pulau besar yang ada di sana: Wanci, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Selain memiliki bentang alam dengan pantai biru berpasir putihnya yang menawan, Wakatobi juga terkenal sebagai tempatnya para pandai besi berasal. Konon, parang dan pisau yang dibuat oleh penduduk Wakatobi lebih tajam, kuat, dan antikarat. Oleh sebab itu, tempat wisata ini juga mendapat julukan Kepulauan Tukang Besi. Nah, salah satu objek wisata favorit di sini adalah Pulau Hoga. Pulau ini memiliki pemandangan yang sangat cantik, asri, dan sejuk karena di bibir pantai banyak terdapat pohon kelapa dan pinusnya. Selain itu, di sini juga banyak terdapat cottage dengan desain khas rumah adat Buton. Buat Anda yang ingin berbulan madu, Pulau Wakatobi adalah pilihan yang pas.

 

34. Taman Nasional Kepulauan Togean – Sulawesi Tengah

Mungkin masih banyak yang belum mengenal tempat wisata menarik di Sulawesi Tengah yang satu ini—Taman Nasional Kepulauan Togean. Padahal, kepulauan ini merupakan tempat yang terkenal kaya akan terumbu karang serta biota laut yang langka dan dilindungi. Oleh karena itulah, kawasan pantai di kepulauan ini sangat cocok jika dijadikan titik menyelam atau sekadar snorkeling, terutama di Pulau Kadadiri. Cukupkah keindahan alam Togean hanya sampai di situ? Ternyata tidak. selain lautnya biru dan berpasir putih, pulau ini juga diselimuti oleh vegetasi tumbuhan yang subur dan rimbun, serta dihiasi oleh bukit-bukit karang yang cantik. Kecantikan-kecantikan itulah yang membuat banyak wisatawan rela jauh-jauh ke Sulawesi Tengah demi bisa merasakan sedikit potongan surga di tanah Sulawesi. Anda tertarik berlibur ke sini?

 

35. Pantai Dato Majene – Sulawesi Barat

Tanah Sulawesi memang menyimpan sejuta keindahan alam yang takkan pernah habis dinikmati, salah satunya adalah Pantai Dato Majene yang berjarak 7 km berkendara dari pusat Kota Majene. Tidak hanya dihiasi dengan pasir putih bak permadani dan air lautnya yang biru begitu membius siapa saja yang bertandang ke pantai berbatu karang dan berbukit ini. Ketika berlibur di sini, ada banyak aktivitas seru yang bisa Anda lakukan, seperti berenang, bermain pasir, snorkeling, memancing, serta menikmati indahnya matahari terbenam dari balik bukit. Untuk urusan akomodasi, tidak jauh dari tempat wisata ini ada beberapa hotel dan penginapan yang bisa Anda singgahi.

 

36. Taman Laut Bunaken – Manado, Sulawesi Utara

Indonesia memiliki banyak taman laut dengan pemandangan yang cantik-cantik, salah satunya adalah Taman Laut Bunaken yang bertempat di Provinsi Sulawesi Utara. Taman ini sendiri merupakan kawasan konservasi terumbu karang dan biota laut lain dengan luas 890,65 km yang dijadikan tempat wisata dan dibuka untuk umum. Karena terletak di segitiga terumbu karang, di sini kita akan dengan mudah menemukan 390 spesies terumbu karang dan 90 jenis ikan, reptil, mamalia, serta moluska. Semua keindahan bawah laut tersebut bisa dinikmati dengan snorkeling. Hingga hari ini, Taman Laut Bunaken masih menjadi destinasi wisata andalan yang tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke Manado. Sedikit saran jika ingin berkunjung ke sini, datanglah sekitar bulan Mei sampai Agustus karena pada bulan-bulan itu air laut sedang sangat jernih dan suhu sedang hangat-hangatnya.

 

37. Pantai Ora – Maluku

Bagi pasangan pengantin baru yang masih bingung menentukan lokasi bulan madu yang pas, cobalah datang ke Pantai Ora di Maluku. Pantai ini memiliki pemandangan yang begitu eksotis. Jernihnya air laut dan pasir putih dengan latar belakang tebung kapur yang kokoh dan megah, serta lokasi pantai yang tertutup pepohonan tropis yang rimbun akan membuat suasana bulan madu semakin romantis. Tidak hanya cantik, tempat wisata ini juga sangat tenang karena letaknya cukup terpencil dan jauh dari pusat kota. Bagi Anda yang berencana ingin menghabiskan waktu liburan di Pantai Ora, bawalah uang tunai dalam jumlah cukup karena di sekitar lokasi tidak ada ATM. Selain itu, di sini juga hanya terdapat satu restoran, oleh karena itu wisatawan disarankan untuk membawa bekal makanan atau makanan ringan sendiri.

 

38. Halmahera – Maluku Utara

Selain Taman Laut Bunaken, ada satu spot cantik untuk melihat keindahan biota laut dan terumbu karang di Indonesia, yakni di Kepulauan Halmahera. Keindahan alamnya yang masih terus terjaga hingga sekarang membuat Halmahera disebut sebagai lokasi penyelaman paling bagus yang pernah ada. Yang luar biasa, dari sekitar 450 spesies terumbu karang yang ada, 56%-nya terdapat di Halmahera. Menarik sekali, bukan? Tak heran kalau tempat wisata yang satu ini selalu menjadi jujugan bagi siapa saja yang hobi menghabiskan waktu menekuri keindahan alam bawah laut. Salah satu pulau cantik yang ada di Halmahera adalah Pulau Bobale. Pulau kecil ini dikelilingi hamparan pasir putih dan air lautnya yang berwarna biru jernih. Meskipun ukurannya kecil, pulau yang sudah resmi dikelola oleh Dinas Pariwisata Halmahera ini masih menjadi lokasi favorit bagi banyak wisatawan untuk menyelam, snorkeling, atau sekadar menghabiskan waktu bermain pasir di bibir pantai. Khusus buat Anda yang ingin merasakan sensasi menyelam di Halmahera, datanglah pada bulan Oktober sampai Mei. Sedangkan para peselancar disarankan datang kemari pada bulan November dan Desember, ketika gelombang laut sedang berada pada titik tertingginya.

 

39. Raja Ampat – Papua Barat

Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Konon, tempat wisata ini merupakan lokasi penyelaman bawah laut terbaik di dunia karena keberagaman fauna dan flora bawah air yang dimilikinya. Menurut peneliti, 75% dari total terumbu karang di seluruh dunia terdapat di Raja Ampat. Tidak heran kalau banyak pelancong asing yang tergila-gila dengan keindahan wisata Raja Ampat. Jika berkunjung ke sini, cobalah menginap di kapal pinisi yang terdapat di lokasi. Meskipun harganya cukup mahal (Rp100 juta untuk 14 orang selama seminggu), Anda akan mendapatkan pengalaman berwisata yang tak terlupakan. Akses menuju Raja Ampat cukup mudah, dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum menuju Pelabuhan Sorong. Jangan lupa, di sini Anda harus mendaftarkan diri untuk bisa masuk kawasan wisata Raja Ampat. Dari Pelabuhan Sorong, Anda bisa menaiki kapal rakyat menuju ibu kota Raja Ampat dan mencari penginapan murah di sana. Nah, untuk menuju lokasi penyelaman, Anda bisa menyewa speedboatyang disediakan di sekitar lokasi.

 

40. Danau Sentani – Papua

Selain Raja Ampat, Papua juga memiliki pesona alam lain yang tak kalah cantik yakni Danau Sentani. Satu hal yang menjadi tempat wisata ini begitu menarik adalah keberadaan 22 pulau yang terdapat di sekitar danau. Meskipun sudah disahkan menjadi objek wisata, pemandangan alam di sekitar danau masih terjaga dengan baik. Hal inilah yang semakin meningkatkan minat wisatawan untuk menjejakkan kaki di danau seluas 9.360 hektar ini. Karena hutan mangrove dan kekayaan biota lautnya yang tak terbantahkan, Danau Sentani selalu jadi tempat menyelam favorit para pelancong. Jika tertarik, datanglah pada bulan Juni, sebab setiap Juni di sini rutin diselenggarakan Festival Danau Sentani, tempat Anda bisa menyaksikan Tarian Perang khas masyarakat Papua. Nah, itu dia 40 tempat wisata dengan pemandangan memesona yang ada di negeri kita tercinta, Indonesia. Kalau negeri ini saja punya segudang tempat menarik yang belum semuanya dijelajahi, untuk apa menghambur-hamburkan uang dengan melancong ke negara lain? Ayo, jelajahi Indonesia yang eksotis!. (BBR)


Penulis  : Kusuma                         
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review