Ada Enam Pesan Gubernur untuk Jamaah Haji Babel, Nomor Lima Itu Biasanya Sering Lupa

Admin
Ada Enam Pesan Gubernur untuk Jamaah Haji Babel, Nomor Lima Itu Biasanya Sering Lupa
Pelepasan jamaah haji asal Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (26/7/2018). (Dok humasprov babel)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW  - Ibadah haji merupakan perjalanan yang dilakukan umat Muslim menuju Allah Yang Maha Esa dengan membawa hati dan diri. Disamping memerlukan kesiapan biaya yang tidak sedikit, juga memerlukan kesiapan fisik dan mental serta pengetahuan manasik haji.

Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin, menyampaikan ada enam pesan yang sangat mulia khusus bagi calon jamaah haji yang akan menjalankan ibadah haji mewakili Babel ke Mekkah.

Pesan Pertama, luruskan niat bahwa berhaji semata - mata hanya karena Allah SWT. Pesan Kedua, bersihkan hati, berprilaku terpuji, hindari perkataan yang sia-sia selama melaksanakan rangkaian ibadah haji dan seterusnya.

Pesan ketiga, amalkan ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama manasik, agar syarat dan rukun haji tepat dan sempurna. Keempat, laksanakan ibadah haji dengan tenang, sabar, tawadu’, serta jangan bersikap kasar kepada sesama dalam keadaan apapun.

Pesan Kelima, jagalah pantangan dan larangan selama mengerjakan ibadah haji, jangan sibuk berbelanja, jauhi maksiat dan segala yang sia-sia. 

"Dan pesan enam, semoga haji yang dilaksanakan calon jamaah haji ini, merupakan haji yang diterima oleh Allah SWT," ujar Syahrudin, mengutif pesan dari Gubernur Babel Erzaldi.

Pesan Gubernur Babel ini disampaikan saat pelepasan sebanyak 179 calon jamaah haji asal Kabupaten Bangka, pada Kamis (26/7/2018) Pukul 11.30 Wib, dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Babel.

Calon jamaah haji yang diberangkatkan untuk penerbangan pertama di hari pertama menuju Palembang, Sumatera Selatan itu, tergabung kedalam kloter 7.

Pada kesempatan sama,  Kepala Kantor Kemenag Babel Muhammad Ridwan menjelaskan, jumlah jamaah yang di berangkatkan pada hari pertama ini, penerbangan pertama pukul 11.30 Wib sebanyak 179 orang jamaah beserta 2 orang TPHD asal Kabupaten Bangka, sehingga berjumlah 181 orang.

Untuk penerbangan kedua asal Kabupaten Bangka dan Bangka Barat pukul 14.10 Wib sebanyak 166 jamaah, dan penerbangan ketiga pada pulul 16.50 Wib jamaah asal Bangka Selatan sebanyak 99 orang.

Pada hari kedua, Jumat (27/7/2018) penerbangan pertama pukul 13:15 Wib dengan jumlah jamaah asal Belitung dan Belitung Timur sebanyak 137 orang, penerbangan kedua pukul 15.10 WIB asal jamaah Bangka Tengah sebanyak 176 orang ditambah TPHD 1 orang, dan penerbangan ketiga pukul 17.50 Wib jamaah asal Bangka dan Pangkalpinang sebanyak 129 orang ditambah TPHD 1 orang.

Sedangkan pada hari ketiga atau terakhir, yakni Sabtu (28/7/2018), dengan satu penerbangan asal jamaah Pangkalpinang sebanyak 172 orang ditambah TPHD sebanyak 2 orang.

Ridwan mengatakan, jumlah jamaah yang diberangkatkan untuk tahun 2018 sebanyak 1.068 orang dengan 6 orang TPHD, namun karena dari jumlah tersebut terdapat 3 orang yang tidak dapat diberangkatkan karena meninggal, sakit, dan hamil. (*/BBR)


Penulis :BBR
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview