Ajak Ustadz Yusuf Mansyur Hadiri Pengajian, Gubernur: Jangan Belajar Agama Dari Medsos

Ahada
Ajak Ustadz Yusuf Mansyur Hadiri Pengajian, Gubernur: Jangan Belajar Agama Dari Medsos
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman ditemani sang Istri, Melati Erzaldi, sengaja datang ke Pengajian Bulanan Majelis Taklim Masjid At Taqwa Desa Kulur, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (27/12/2019)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman ditemani sang Istri, Melati Erzaldi, sengaja datang ke Pengajian di Desa Kulur Ilir. 

Pada Pengajian Bulanan Majelis Taklim Masjid At Taqwa Desa Kulur, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (27/12/2019) tersebut,  Gubernur Erzaldi menghadirkan Dai Kondang Ustadz Yusuf Mansur.

Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi mengatakan, kehadirannya ke Desa tersebut selain mengikuti Pengajian adalah untuk bersilaturahmi dengan warga Desa Kulur Ilir.

Ia berharap Pengajian seperti ini, agar terus berlanjut dan selalu mempunyai keinginan belajar khususnya tentang pengetahuan keagaaman dari Alim Ulama yang didatangkan, sehingga dapat menambah pengetahuan dan mempertebal Iman dan Taqwa.

Namun demikian, dirinya meminta agar dalam menggali pengetahuan tentang agama ini jangan sembarangan belajar dari Sosial Media yang belum tahu kebenarannya.

Oleh sebab itu, kata Gubernur, kehadiran Ustadz Yusuf Mansur yang diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan keagamaan.

“Semoga apa yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Mansur dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari - hari warga desa ini," ujar Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan kepada warga setempat agar menjaga dan merawat Masjid At Taqwa yang baru selesai dibangun. Dia juga mengajak warga untuk selalu beribadah di Masjid At Taqwa tersebut.

"Percuma kalau masjidnya bagus tetapi jamaahnya sedikit," ungkap Gubernur.

Kepada warga Desa Kulur Ilir, tak lupa diingatkan Gubernur, agar dapat meningkatkan produksi pertanian khususnya Lada.

Dengan peningkatan produksi, tidak akan mempengaruhi pendapatan warga walaupun harga lada di pasar dunia sedang turun. (BBR)