Alami Kejang-kejang, Seorang Nelayan Terjatuh dari Kapal di Perairan Sadai

Irwan
Alami Kejang-kejang, Seorang Nelayan Terjatuh dari Kapal di Perairan Sadai

BANGKA SELATAN, BABELREVIEW.CO.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang (Basarnas Babel) menerima info seorang nelayan atas nama Bandung (55) terjatuh di perairan laut Sadai, Senin (4/1/2021).

Informasi tersebut disampaikan Lukman (HNSI), yang menyampaikan bahwa pada Minggu, 3 Januari 2021 pukul 11.00 WIB Kapal KM Mulya Jaring Flay berangkat melaut untuk menjaring ikan dengan POB enam orang, yakni Agus, Bandung, Anwar, Junaidi, Madi dan Herman.

Namun pada Senin, 4 Januari 2021 Pukul 03.00 WIB dini hari, salah satu ABK atas nama Bandung (55) mengalami kejang-kejang dan terjatuh dari kapal.

Selanjutnya KM Mulya Jaring Flay berusaha melakukan pencarian dilokasi.

Namun hingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda penemuan korban.

Mendapatkan info tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang FazLi langsung membuka Operasi SAR Gabungan.

Fazzli mengatakan bahwa pada pukul 08.25 WIB pihaknya telah berkoordinasi dengan Lukman (pelapor) dan Rahman, kerabat korban terkait kronologis.

“Selanjutnya pada pukul 08.50 WIB Rescuer Unit Siaga Toboali diberangkatkan ke Pelabuhan Sadai, Toboali untuk melakukan pencarian dan membentuk Posko Operasi SAR Gabungan.

“Saat ini kita tetap Berkomunikasi dengan KM Mulya Jaring Flay terkait area pencarian dengan komunikasi radio melalui HNSI Pelabuhan Sadai," Tutur Fazzli di kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang. (BBR)