Alobi Foundation Ikut Selamatkan Bayi Dugong Terdampar, Langka: Save Duyung Babel!

Admin
Alobi Foundation Ikut Selamatkan Bayi Dugong Terdampar, Langka: Save Duyung Babel!
Bayi Dugong ini ditemukan nelayan di kawasan Pantai Tanjung Ular Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Dok: Alobi Foundation)

BANGKABARAT,  BABELREVIEW.CO.ID -- Jarak yang jauh sekitar 360 kilometer tidak menyurutkan semangat Tim Alobi Foundation untuk bergerak.

Kabar ada bayi Dugong (Dugong Dugon) ditemukan terdampar di Pantai Tanjung Ular Kecamatan Muntok, membuat Tim Alobi langsung meluncur ke lokasi penemuan bayi Dugong.

"Perjuangan menuju lokasi penemuan bayi Dugong ini sangat melelahkan. Jarak dari Markas Alobi di Pangkalpinang kurang lebih 360 km. Meski jarak yang harus kita tempuh dengan cuaca yang sangat extream, namun lelah itu dapat terbayar dengan suksesnya translokasi bayi Dugong ini," ujar Ketua Alobi Foubdation, Langka Sani, dalam rilisnya, Senin (21/12/2020).

Langka Sani mengajak masyarakat Bangka Belitung untuk perduli terhadap keberadaan bayi Dugong yang terdampar tersebut.

Langka mengapresiasi nelayan Tanjung Ular yang telah perduli dan bersedia menyelamatkan bayi Dugong, yang ketika ditemukan dalam keadaan luka-luka dan lemas.

"Save Dugong Dugon ( Duyung Babel )," tukas Langka.

Diceritakan Langka Sani, penyelamatan  bayi Dugong tersebut berawal dari seorang nelayan menemukan bayi Dugong ini terdampar di Pantai Tanjung Ular Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Saat ditemuakan kondisi bayi Dugong ini dalam keadaan luka-luka dan lemas.Awal ditemuakan bayi Dugong tersebut dirawat secara sukarela oleh para nelayan yang tergabung dalam Koperasi Nelayan Puket Sejahtera Tanjung Ular.

Bayi Dugong ini sempat di lepasliarkan kembali oleh nelayan, namun esok harinya ditemukan terdampar kembali di tepi pantai.

Mengetahui adanya laporan penemuan bayi dugong tersebut, ALOBI Foundation bersama dengan Alobi DPC Babar, Dinas Kehutanan, BKSDA dan Satgas Pramuka langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi bayi tersebut.

"Ketika mau kami evakuasi, keadaan bayi Dugong ini sangat lemah dan terdapat beberapa titik luka pada bagian sirip kiri depan dan luka di bagian tubuh hingga ekornya," ungkap Langka.

Melihat kondisi bayi Dugong tersebut, tim langsung segera membawa bayi Dugong ini untuk dirawat sampai dia benar-benar pulih kondisi pisiknya.

Untuk urusan kesehatan bayi Dugong ini, kata Langka, Alobi langsung berkoordinasi dengan NGO The Caribbean Manatee Conservation Center yang berada di Poerto Rico Amerika selatan Mr Tony Mignucci dan TIM yang memang ahli dalam species Dogong.

"Dan mereka akan mendampingi dari sana untuk petunjuk perawatan bayi Dugong ini sampai benar-benar pulih," ujar Langka.

Langka memohon doa masyarakat Babel, agar bayi Dugong yang sedang dirawat sekarang ini bisa cepat pulih, dan selanjutnya bisa segera dilepasliarkan ke habitatnya.

"Mohon doanya sahabat-sahabat lestari, semoga perjuangan ini tidak sia-sia dan bayi Dugong ini selamat dalam proses rehab sampai di epasliarkan nanti, besar dan berkembang biak," harap Langka. (BBR)

Sumber: Alobi Foundation