Alqaira Collection Aksesoris Hijab Buatan Tangan

Admin
Alqaira Collection Aksesoris Hijab Buatan Tangan
Foto:Pras

SUNGAILIAT, BABELREVIEW -- Bagi wanita muslimah yang berhijab tentu memerlukan aksesoris yang bagus untuk menunjang penampilannya agar lebih menarik. Salah satu yang menyediakan produk aksesoris itu adalah Alqaira Collection.

Mulai bros, anting, gelang, cincin, kalung, tas rajutan, tempar jarum dan lainnya disediakan usaha yang berlokasi di Jalan Swadaya No. 20 Sungailiat. 

Sendy Triguna, Owner Alqaira Collection mengatakan, produk untuk aksesoris hijab ini merupakan buatan tangan dengan bahan yang bagus dan warna- warna yang cerah serta model menarik. Ada sekitar 200 model produk hiasan yang setiap dua minggu meluncurkan produk terbarunya.

Harganya pun dipasang mulai Rp 4.000 hingga Rp 150.000 sehingga sangat cocok untuk kantong semua kalangan dari produk usaha yang sudah eksis dua tahun ini. “Kami selalu ikut pameran lokal untuk memperkenalkan kepada konsumen meskipun masih sebatas pada pasar lokal di Kabupaten Bangka.

Seperti ikut Bangka Expo kemarin ternyata cukup membantu penjualan kami terutama serapan pasar lokal, selain juga ikut bazar yang digelar instansi pemerintah,” kata Sendy.  Sendy mengutarakan,  usahanya selalu membuat satu model paling banyak dua lusin sehingga agak beda dengan produk lainnya dan satu motif beda-beda pula warnanya.

Dirinya juga biasa memproduksi  aksesoris  hijab yang beda dan tak banyak kuantitinya agar produk yang dihasilkan tak sama dengan produk orang lain. “Jadi, apa yang dipakai konsumen kami tak banyak digunakan yang lain sehingga orang pun bisa tampil agak beda,” ujarnya sembari menyebutkan bahan hiasannya terbuat dari mutiara sintetis, mutiara air tawar, dan lainnya serta bisa diorder tergantung permintaan pasar.

Awalnya Sendy  mengaku hiasan hijab untuk  pasar anak- anak sekolahan, namun lamakelamaan juga berproduksi untuk kalangan dewasa karena diajak teman ikut pameran. Dan, ternyata produk aksesoris hijab nan indah ini cukup diminati sehingga bergabung dengan UMKM di bawah Disperindag Bangka dan Dinparpora di daerah ini biar kreativitasnya bisa lebih berkembang karena pembinaan dan kegiatan pameran maupun bazar-bazar yang diadakan oleh dinas tersebut.

Selain itu, dirinya juga mengandalkan penjualan online untuk meraih pasar yang lebih luas.  “Saya punya basic di bidang disain. Dengan memantau model-model lainnya melalui internet sembari melihat trend pasar, saya berharap produksi kami bisa lebih kekinian. Saya kemarin penuhi order untuk bros Asian Games sebagai souvenir,” ujarnya sembari mengaku bisa mengantongi omset sekitar Rp 10 juta per bulan. (BBR)


Penulis : Pras
Editor   : Sanjay 
Sumber :Babelreview