Asap Kiriman Mulai Mengganggu Aktivitas di Perairan Bangka Barat, Jarak Pandang Hanya 200 Meter

Admin
Asap Kiriman Mulai Mengganggu Aktivitas di Perairan Bangka Barat, Jarak Pandang Hanya 200 Meter
foto:Buditio

MENTOK, BABELREVIEW.CO.ID -- Munculnya kabut asap di Kota Muntok beberapa hari belakangan ini dikhawatirkan bisa mengganggu jarak pandang bagi aktifitas nelayan dan kapal penyebrangan di laut.

Gusti, salah satu pemilik kapal tangkap ikan di Muntok menyampaikan kepada BBR, Rabu (18/09/2019), bahwa memang beberapa hari terakhir kabut asap cukup mengganggu aktifitas mereka di laut.

“Iya Bang, kabut asap ini sangat mengganggu kami dalam mencari ikan. Karena kabut asap ini lumayan tebal kami tidak bisa menentukan lokasi yang tepat untuk memasang jaring tangkap”jelasnya kepada BBR.

Gusti menambahkan akibat kabut asap ini hasil tangkapan mereka di laut juga mengalami penurunan.

“Tadi malam anak buah saya mencoba untuk memasang pukat (jaring-red), tetapi karena kami tidak dapat melihat pantai/daratan sehingga lokasi menangkap ikan tersebut sepertinya kurang pas, dan hasilnya kosong. Malah saya harus menangung biaya bahan bakar dan makan anak buah kapal,”ujarnya.

Sementara itu GM ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian, Rudi B Hanafiah, kepada BBR mengatakan bahwa saat ini akibat kabut asap jarak pandang di jalur penyeberangan Pelabuhan Tanjung Kelian- Tanjung Api-Api hanya berkisar 200 meter saja.

“Akibat kabut asap jarak pandang hanya berkisar 200 meter, akan tetapi ini masih dalam ambang aman, karena paling tidak jarak pandang tersebut masih melewati jarak pandang minimum yakni 2 kali panjang kapal”jelasnya.

Rudi menambahkan, jika nanti kabut asap semakin tebal antisipasinya adalah dengan menurunkan kecepatan kapal karena hanya akan menggunakan sistem radar yang ada di dalam kapal.

“Jika nanti jarak pandang sangat terbatas, kita akan menurunkan kecepatan kapal. Kita akan sepenuhnya menggunakan radar yang ada di kapal untuk navigasi”tutupnya. (buditio/BBR)


Penulis  : Buditio
Editor    : Ahada
Sumber : Babel Review