PANGKALPINANG, UNGGAHAN.ID – Sebuah acara Selebrasi P5/P3MA Al-Azhar berlangsung di Gedung Graha Kasih ISB Atma Luhur Pangkalpinang yang dihadiri oleh beberapa pejabat daerah dan tokoh pendidikan. Acara yang dipimpin oleh seorang pejabat senior ini menjadi momen apresiasi terhadap prestasi sekolah swasta yang dinilai unggul, Selasa (27/5/2025).
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Subekti menyebutkan kehadiran beberapa tokoh penting, termasuk Muhammad Sehu sebagai ustadz, dan Pak Erlandi yang merupakan dokter dari bidang pendidikan dan kebudayaan. Acara ini juga dihadiri oleh para guru, orang tua murid, dan siswa-siswi sekolah.
“Sungguh hebat anak-anak Al-Azhar 71 ini,” ujar Subekti dalam sambutannya, sambil memberikan pujian kepada prestasi yang telah dicapai sekolah.
Subekti mengungkapkan bahwa ini merupakan kunjungan keduanya ke sekolah Al-Azhar 71. Kunjungan pertama dilakukan bersama dengan Pak Dayat yang saat itu belum menjabat sebagai gubernur.
“Alhamdulillah, saya udah dua kali hadir di sini. Pertama malam kemarin bersama Pak Dayat, beliau pun belum jadi gubernur waktu itu,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Subekti juga menyinggung perbedaan antara sekolah swasta dan negeri, khususnya terkait biaya pendidikan. Al-Azhar 71 diketahui mengenakan biaya masuk sekitar Rp 1.000.000 dengan biaya bulanan yang hampir mencapai jumlah yang sama.
“Berat memang kalau di negeri, Rp 1.000.000 pun jadi masalah. Negeri ini, Rp 1.000.000 jadi masalah. Cuma di sini gak akan jadi masalah,” ungkapnya.
Subekti juga mengapresiasi adanya dukungan sponsor untuk kegiatan sekolah.
“Sponsor pun sangat ringan tangan memberikan ini, walaupun ada adanya di sini, Alhamdulillah,” katanya.
Dalam penutup sambutannya, Subekti menyampaikan harapan agar sekolah-sekolah negeri dapat belajar dari prestasi sekolah swasta seperti Al-Azhar 71.
“Mudah-mudahan, para sponsor begitu juga dengan sekolah-sekolah negeri supaya bisa, bukan menyamai, paling tidak mendengar. Harapan kita semua, sekolah, alumninya dunusannya adalah anak-anak yang terbaik,” pungkasnya.
Acara tersebut ditutup dengan apresiasi kepada semua pihak yang hadir, termasuk Dr. Yanini yang juga turut mengajar di sekolah tersebut.








