ATAS NAMA CINTA, Bersama untuk Kemanusiaan

Ahada
ATAS NAMA CINTA, Bersama untuk Kemanusiaan
Juwanda JCA Simba (kiri) bersama Ketua PMI Bangka Selatan MM Iskandar (Kanan). (Ist)
Ketua PMI Bangka Selatan, MM Iskandar. (Ist)
Ketua PMI Bangka Selatan, MM Iskandar. (Ist)

ATAS NAMA CINTA

Bersama untuk Kemanusiaan

Oleh: Juwanda JCA Simba
 
 
BANG, kami tau tugas abang begitu berat tapi semangat abang tak kalah hebat!
Menjadi seorang ketua PMI didaerah, khususnya sebuah kabupaten di Pulau Bangka paling selatan.  Yang kini sedang dilanda bencana non alam, corona covid-19. Adalah perkara tidak mudah.
 
Ketulusan Abang diuji di lapangan, kontribusi Abang di kritisi, totalitas Abang diretas. Tapi dari ujian ini kami tahu Abang tidak hanya seorang POLPP, tapi abang juga malaikat ber ROMPI MERAH dengan logo kebanggaan di dada yang bergerak cepat menangani kondisi tanggap darurat bencana non alam ini.
Abang juga mengambil peran sebagai komandan Relawan PMI dilapangan.
 
Lelaki yang punya cinta dan cita cita yang sederhana ini bisa menguatkan pundaknya untuk bisa tegak berdiri tak kalah dengan gagahnya laki laki  lain pada umumnya. 
 
Hati Abang tak hanya menguatkan orang tua yang sedang bingung bagaimana nasib keluarganya menemukan pendonor darah dimasa- masa sulit waktu dia butuh dara).
 
Abang juga merangkul anak anak kecil untuk bisa segera bangkit dari penyakit Thalassemi yang ia deritai, dan abang lebih cepat mendonorkan darahuntuk mereka. Terkadang kami lihat Abang lebih mementingkan Mereka di luar sana ketimbang keluarga sendiri.
 
Sosok Abang adalah Ayahnya para pemimpin yang menularkan energi besar kepada Relawan PMI Basel di sini untuk bisa membersamai dedikasi ini.
Bang, mungkin hari ini Abang sudah merasakan lelah, tapi kami yakin tanggung jawab Abang membuat abang bisa jauh lebih tangguh.
 
Yakinlah, Abang tidak sendirian, kami atas nama masyarakat dan Relawan Palang Merah Indonesia yang ada di penjuru negeri ini siap mendampingi Abang dan khususnya Bangka Selatan untuk mempertahankan Abang agar tetap menjadi ketua PMI Bangka Selatan ini di periode bupati baru selanjutnya. 
 
Melalui doa ini, kami mengirimkan kekuatan. Bantuan tak berhenti datang. Ini semua bukti bahwa kami semua ini Indonesia tak akan membiarkan Abang sendirian. 
 
Sehat selalu ok Bang Iis. Kami tahu ini tak mudah, tapi kami yakin Bangka Selatan tak akan menyerah, Bangka Selatan bisa tegap kembali menguat melawan virus Corona. 
 
Cinta kami untuk Abang dan Bangka Selatan. Salam untuk semua Relawan PMI yg juga sedang bertugas untuk Bangka Selatan. Kami Bangga, dalam kondisi pandemi dan bencana non alam yang melanda kita semua ini, Ketua dan Relawan PMI bisa bersama sama gagah melawan ketakutan.
 
Keterbatasannya sarana dan prasarana yang di miliki oleh PMI Basel, tak membuat Abang berkecil hati apalagi menyerah. Abang ne layak dapat Bintang dari Selatan. Namun urang hanya memandangnya dengan sebelah mata. 
 
Dedikasi Abang tidak diragukan lag. Tanggung jawab e totalitas tanpa batas. Pekerjaan sebagai pengayom masyarakat POLPP di Basel la melekat dan menyatu kini dengan dedikasi abang sekarang ini, Ape bang pangkat e di POL PP tu...kian e ??.
 
Tertanda masyarakat yang telah pernah Abang bantu baik pas Corona melanda maupun waktu Kami binggung mencari darah, namun ade Abang yang datang membantu,  maaf bang ok waktu itu kami dak tau hape Abang ni.
 
Kini aku juga la jadi Relawan Donor Darah Sukarela Atas anjuran Abanglah. Kini Aku sadar ternyata berbagi darah dengan donor darah itu berbagi nyawa berbagi kehidupan ternya terjawab sudah bang, abang ne luar biase abangku yang satu ini, Ketue e Palang Merah Indonesia
Kabupaten Bangka Selatan. (*/BBR)