Atraksi Ngupang dan Betungkah, Cara Warga Pangkal Niur Menolak Tambang Laut Illegal

Ahada
Atraksi Ngupang dan Betungkah, Cara Warga Pangkal Niur Menolak Tambang Laut Illegal
Masyarakat Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka memadati Sunor Lestari, menghadiri kegiatan Ngupang dan Betungkah, Minggu (21/6/2020). (Ist)
Masyarakat Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka memadati Sunor Lestari, menghadiri kegiatan Ngupang dan Betungkah, Minggu (21/6/2020). (Ist)
Masyarakat Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka memadati Sunor Lestari, menghadiri kegiatan Ngupang dan Betungkah, Minggu (21/6/2020). (Ist)

RIAUSILIP, BABELREVIEW.CO.ID -- Ratusan masyarakat Desa Pangkalniur Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka memadati Sunor Lestari.

Kehadiran masyarakat ini untuk berpartisipasi dalam kegiatan Ngupang dan Betungkah.

Tampak dari masyarakat yang hadir antara lain para Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Nelayan, Pemdes dan BPD serta dihadiri juga oleh Komunitas Becak Babel. Kegiatan ini berlangsung Minggu (21/6/2020).

Kegiatan Ngupang dan Betungkah ini berawal dari ide anggota Karang Taruna Desa Pangka Niur dan masyarakat yang peduli tethadap lingkungan di sekitar Sunor Lestari, mengingat di wilayah ini sudah terkena dampak dari aktivitas tambang laut yang berada tepat di depan Sunor Lestari.

Kondisi telah mengkhawatirkan masyarakat dan nelayan, terkait hasil tangkap nelayan sudah mulai berkurang karena ekosistem laut dan biota laut yang ada di Sunor Lestari sudah mulai tercemar oleh aktivitas tambang laut.

"Kami sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat terkait perlombaan Ngupang dan Betungkah ini. Kami selaku anak muda yang peduli juga dengan lingkungan sangat mensuport kegiatan tersebut. Kami hanya bisa membantu sekuat tenaga kami untuk membantu menyukseskan acara tersebut," ujar Ketua Pelaksana Mustar.

Diakui Mustar, antusiasme warga ingin mengikuti acara tersebut sudah terlihat sejak dua minggu sebelum acara diselengarakan.

"Kami merasa senang karena antusias masyarakat sudah mulai tak terbendung, mengingat masyarakat sudah tidak sabar lagi mengikuti kegiatan tersebut. Alhamdulillah dukungan dari Pemdes dan BPD Desa Pangkal Niur sangat besar pada acara ini," kata Mustar.

Bahkan, kata Mustar, dalam mendukung kegiatan ini, tidak sedikit dari masyarakat yang mempunyai usaha toko, konter dan lainnya juga ikut berpartisipasi menyumbangkan rezekinya guna mendukung kegiatan Ngupang dan Betungkah tersebut

"Saya selaku orang tua sangat senang dengan kegiatan seperti ini, karena sebelum-sebelumnya kegiatan seperti ini belum pernah dilaksanakan. Harapan saya kedepannya kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan dikembangkan lagi oleh generasi muda, supaya kearifan local tetap terjaga," tukas Tokti, salah satu nelayan yang mencari nafkah di kawasan Sunor Lestari.

Kawasan ini bisa jadi ekowisata, asal..

  • Halaman
  • 1
  • 2