Babel Segera Lakukan Rapid Test Massal di Tiga Titik Prioritas

diko subadya
Babel Segera Lakukan Rapid Test Massal di Tiga Titik Prioritas
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bangka Belitung (Babel) Andi Budi Prayitno (Foto Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran virus Corona, Covid-19 di Bangka Belitung.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Pemprov Babel dalam waktu dekat yakni dengan melakukan Rapid Test Massal.

Juru Bicara Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno menjelaskan rapid test massal ini rencananya akan dilakukan minggu depan atau paling cepat Rabu, Lusa. 

Rapid Test Massal ini akan dilakukan dibeberapa titik yang dijadikan prioritas diantaranya Pertama, Zona dimana ditmukannya pasien terkonfirmasi Positif seperti Pangkalbalam, Merawang, Beltim serta beberapa wilayah lainnya.

" nanti dalam pelaksanaannya, tentu kita akan berkordinasi dengan gugus tugas kabupaten/kota," katanya kepada awak media, Senin (11/5).

Titik Kedua yakni Pasar, Menurutnya pasar merupakan salah satu tempat pusat keramaian, apalagi mengingat bulan ramadhan dan menjelang idul fitri justru akan makin ramai.

"  kita tentunya dari awal berharap Gugus Tugas Kabupaten/Kota bisa menerapkan Phisically Distancing di tempat keramaian tapi nampaknya tak terwujud, untuk itu nantinya rapid test ini akan dilakukan di pasar yang menjadi pusat keramaian seperti Pasar pagi dan pasar-pasar di ibu kota,"ungkapnya.

Lanjut, Andi mengungkapkan titik terakhir yang akan dilakukan Rapid Test Massal yakni Masjid. Ia menjelaskan bahwa saat ini himbauan pemrintah atau tokoh-tokoh agama belum diikuti oleh masyarakat secara menyeluruh, jadi masyarakat masih menjalani ibadah di masjid dan masih melakukan jumat'an, namun sayangnya mengabaikan Phisically Distancing.

" yang kita cemaskan karena masyarakat tidak melakukan Phisically distancing. Pada prinsipnya, kita menghimbau masyarakat melakukan ibadah dirumah, namun jika memang keyakinan mereka ingin sholat dimasjid, tolong terapkan Phisically Distancing dan menghimbau bagi yang sakit untuk tidak beribadah dimasjid atau keluar rumah," ujarnya.

"  jadi tak henti-hentinya kami menghimbau kepada masyarakat kalau tidak mendesak sebisa mungkin kita dirumah saja dan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," imbuhnya.

Lebih jauh, Andi menuturkan terkait dengan persiapan pelaksanaan Rapid Test Massal ini semua sudah disiapkan oleh dinas kesehatan selaku kordinator, tinggal menunggu kordinasi jadwal dengan TNI/Polri.

" tujuan Rapid Test Massal ini kita harap masyarakat di satu sisi lebih aware, namun disisi lain kita ingin melihat  perkembangan Covid-19 di zona mana saja. Nantinya jika ada yang Reaktif maka antisipasi kita untuk melakukan pencegahan, lewat desa berkordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melalakukan sterilisasi atau semacam blokade akses keluar masuk masyarakat didesa atau kawasan tersebut agar tidak terjadi penyebaran yang masif," pungkasnya. (*/BBR)


Laporan Diko Subadya

Sumber Babelreview