Bahas Pertanian dan Kehutanan, Pemprov Babel dan Mahasiswa UBB Sepakat Kolaborasi

Irwan
Bahas Pertanian dan Kehutanan, Pemprov Babel dan Mahasiswa UBB Sepakat Kolaborasi

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah menerima audiensi yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/10/2020).

Audiensi dilakukan melalui diskusi oleh pihak mahasiswa guna membahas problematika yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, seperti terkait sektor pertanian seperti harga lada, sawit dan karet.

Selain itu juga membahas Hutan Tanam Industri (HTI) PT BRS di Bangka Barat serta Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasai korporasi besar sehingga berpengaruh terhadap kondisi ekologis Babel.

Kegiatan diskusi dilakukan dengan suasana aman dan nyaman, pihak mahasiswa dan perwakilan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung bergantian menyampaikan pendapatnya satu sama lain.

“Saya sudah menyimak tadi, saya memberikan perhatian yang tinggi atas perhatian mahasiswa guna membantu petani agar bertani secara nyaman dan aman,” ungkap Wagub Abdul Fatah.

Dalam diskusi dijelaskan bahwa problematika yang dihadapi oleh masyarakat Babel saat ini sudah diupayakan penyelesaiannya oleh Pemprov.

Namun beberapa problematika yang didiskusikan belum mendapat penyelesaian terkait kewenangan yang tidak dimiliki oleh Pemprov Babel.

Sambil mengatasi permasalahan tersebut, Pemprov Babel yang diwakili oleh Karo Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Kehutanan menjelaskan beberapa alternatif penyelesaian seperti membantu kebutuhan petani, mulai dari penyediaan bibit hingga obat untuk mendapat kualitas produk yang baik, serta pengalihan lahan untuk ketahanan pangan yang akan dikelola masyarakat.

Menanggapi hal ini, agar ada aksi tindak lanjut dan tidak berhenti pada diskusi kali ini maka Wagub Abdul Fatah mengajak para perwakilan mahasiswa untuk sama-sama bergerak dan saling mengawasi sebagai langkah kongkret.

“Secara teknis nantinya untuk melihat serta membangun lebih jauh komunikasi dengan masyarakat, ini ada kolaborasi antara pihak pemerintah dengan perwakilan mahasiswa untuk mencermati secara spesifik mengenai masalah lahan-lahan yang disebutkan tadi,” ujarnya.

Usai melakukan diskusi, para perwakilan mahasiswa bersama Karo Pemerintahan Babel M. Haris AR menandatangani press release bahan audiensi dari perwakilan mahasiswa Universitas Bangka Belitung. (BBR/ADV)

Penulis: Maalika

Foto: Umar