Baleho Calon Petahana masih Bertebaran, Mehoa Lapor ke Ketua Bawaslu RI

Kasmirudin
Baleho Calon Petahana masih Bertebaran, Mehoa Lapor ke Ketua Bawaslu RI
Isi whatsapp Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa kepada Ketua Bawaslu RI tentang masih adanya baleho calon petahana yang masih bertebaran. (Foto: Istimewa)

BANGKATENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Memasuki tahapan kampanye, Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa mempertanyakan baleho bupati yang maju kembali sebagai calon bupati yang belum dilepas dan masih terpasang di sudut-sudut jalan.

Mehoa menuturkan, terhitung sejak masuk tahapan kampanye pada 26 September 2020, seluruh baleho, spanduk dan sejenisnya terkait program-program pemerintah yang memuat foto petahana yang kembali maju di Pilkada 2020 seharusnya sudah dilepaskan.

"Jika mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 12 Tahun 2017, Pasal 8 ayat 2 pada poin H dan  I, menerangkan, bahwa petahana tidak diperkenankan memasang alat peraga kampanye yang menggunakan program pemerintah selama masa cuti," jelas Mehoa kepada Babel Review, Selasa (29/9/2020).

Mehoa juga berkonsultasi dengan Ketua Bawaslu RI melalui via whatshapp dan memberitahukan perihal ini demi terciptanya pilkada damai, aman dan netral serta aturan tiap tahapan yang dapat mengedukasi masyarakat supaya agar tercipta pemilu berkualitas.

"Kemarin saya sempat foto dan kirim ke Pak Abhan Ketua Bawaslu RI dan beliau merespon dengan baik dan akan segera meneruskan laporan tersebut ke Bawaslu Bangka Tengah," pungkasnya.

Diketahui, KPU Bangka Tengah sudah mengeluarkan hasil penetapan paslon bupati dan wakil bupati Bangka Tengah dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 dan menetapkan dua paslon yaitu paslon nomor urut 1, Ibnu Saleh-Herry Erfian dan paslon nomor urut 2, Didit Srigusjaya-H.Korari Suwondo. (BBR)


Penulis : Faisal

Editor   : Kasmir