Bangka Belitung Indonesia Masters 2018: Ribuan Penonton Padati GOR Sahabudin

kasmirudin
Bangka Belitung Indonesia Masters 2018: Ribuan Penonton Padati GOR Sahabudin
RIBUAN penonton memadati GOR Sahabudin Pangkalpinang untuk menyaksikan babak final Bangka Belitung Indonesia Masters 2018, Minggu (23/8/2019). (foto: Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW – Tak kurang dari 3000 penonton memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Sahabudin Pangkalpinang, untuk menyaksikan babak final  Bangka Belitung Indonesia Masters 2018, Minggu (23/9/2018).

Teriakan histeris penonton begitu membahana di dalam GOR tatkala pebulutangkis Indonesia bertanding.

Babak final yang dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan pertanding pertama ganda campuran yang mempertemukan ganda Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Mentari Haningtyas  yang berhadapan dengan Phuangphuapet N./Amitrapai S dari Thailand.

Pada final ganda campuran ini, penonton mulai membludak untuk memberikan dukungan kepada pasangan Rinov/Mentari. Teriakan Indonesia...Indonesia...Indonesia...datang silih berganti. Setiap pasangan Indonesia ini berhasil meraih poin tepukan tangan teriakan terus berkumandang.

Pada saat pasangan Rinov/Mentari memimpin perolehan poin dan menyentuh angka 20 atau macth point, teriakan “sadis” habisin...habisin...habisin..., terus dilontarkan penonton.

Pada laga ini pasangan Rinov/Mentari berhasil keluarkan sebagai juara dua set langsung 21-91, 21-18., dan menjadi gelar pertama Indonesia di Bangka Belitung Indonesia Masters 2018.

Pada laga kedua mempertemukan ganda putra Ko S. H./Shin B. Ch berhadapan dengan Chang Ko Ch./Lu Chia P. Laga ketiga mempertandingkan tunggal putri yang mempertemukan sesama pemain Jepang Mitani M berhadapan dengan Saito S.

Pada laga ke empat mempertandingkan ganda putri yang juga mempertemukan sesama pemain Jepang, Sakuramoto A./Takahata Y berhadapan dengan Matsuyama N./Shida C. 

Pada laga pamungkas yang merupakan laga yang ditunggu - tunggu penonton yaitu tunggal putra yang mempertemukan unggulan pertama Ihsan Maulana Mustofa yang berhadapan Lin Yu Hsien dari China Taipe.

Saat Ihsan memasuki arena saja penonton sudah histeris meneriaki nama Ihsan. Begitu juga saat laga sedang berlangsung, penonton tak henti-hentinya terus berteriak menyebut nama Ihsan, Indonesia...Indonesia...Indonesia...begitu juga kata-kata habisin...habisin...habisin, saat Ihsan menyentuh angka macth point. Dalam laga puncak ini, Ihsan menang dua set langsung  21-17,  23-21. Penonton semakin histeris saat Ihsan membalas lambaian tangannya ke arah penonton. (BBR)


Penulis : Kasmir
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview