Bangka Expo 2018 Pariwisata dan Pertanian Jadi Sektor Unggulan Bangka

Admin
Bangka Expo 2018 Pariwisata dan Pertanian Jadi Sektor Unggulan Bangka
foto: Irwan

SUNGAILIAT,BABELREVIEW –Akhir pekan di penghujung April 2018, perhatian masyarakat Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka tertuju pada Stadion Bina Satria. Dari sore             hingga malam, masyarakat tumpah  ruah memadati stadion dan stand-stand. Untuk  kali kedua Kabupaten   Bangka menggelar Bangka Expo.

Pada tahun ini, Pemkab Bangka mengangkat tema “Budaya, Pertanian dan Pariwisata dalam Peningkatan Perekonomian Menuju Kabupaten Bangka yang Mandiri.” Pariwisata dan pertanian digadang menjadi dua sektor unggulan pasca tambang timah, demi bangkitnya perekonomian khususnya pada tingkat masyarakat.

Bangka Expo digelar dari 26-29 April 2018 di Stadion Bina Satria, Sungailiat. Pada tahun ini diikuti oleh 104 peserta pameran, termasuk 27 peserta berasal dari provinsi lain. 104 peserta tersebut menempati 120 stand yang berada di dalam ruangan sebanyak 35 stand dan 85 stand di luar ruangan. Peserta dari provinsi lain, seperti Dinas Penanaman Modal Kabupaten Kelungkung Bali, Kabupaten Badung Bali, Dinas Perindag dan SDM Garut, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat.

Selain itu, peserta pameran banyak diikuti oleh UMKM, desa, instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta dan instansi pendidikan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka Belitung Budiman Ginting mengatakan, pemerintah provinsi mendukung kegiatan yang diselenggarakan Bangka Expo karena mengangkat pertanian dan pariwisata menjadi sektor unggulan di Kabupaten Bangka selaras dengan program pemprov.

Selain itu, pemprov juga mendorong kabupaten kota mengangkat program dan kegiatan khas lokal yang menjadi program jangka menengah provinsi juga akan didorong menjadi program nasional. “Oleh karena itu Pemprov Bangka Belitung mendukung sepenuhnya atas terselenggaranya Bangka Expo,” katanya.

Budiman Ginting juga menyampaikan program provinsi terkait pariwisata dan pertanian, diantaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang kini sudah ditetapkan di Tanjung Kelayang, Belitung dan sedang menyiapkan KEK di dua kabupaten yang salah satunya di Kabupaten Bangka tepatnya di sepanjang garis Pantai Rebo hingga Pantai Rambak.

Ini juga sebagai bentuk untuk mempercepat proses pengembangan pariwisata di Bangka Belitung, dengan harapan menstimulus pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan kerja dan pertumbuhan pembangunan secara cepat. “Kita menggunakan strategi kawasan karena biasanya proses perizinan akan lebih cepat, selain itu strategi event lain yang sudah berjalan selama ini,” katanya.

Kembalikan Kejayaan Lada Selain itu, dalam sektor pertanian pemprov juga sedang mengangkat kembali kejayaan lada dengan program yang akan dikembangkan ke depan, seperti yang baru ini dilakukan ekspor lada perdana ke London, Inggris melalui Koperasi Lada yang memudahkan resi gudang.

Di samping itu juga pemberian bibit lada unggul kepada petani atau desa dan program pengambangan sapi untuk menghasilkan pupuk kompos. Plt Bupati Bangka Rustamsyah mengatakan, Kabupaten Bangka menyimpan sumber daya alam perlu terus digali dan dikembangkan serta dipromosikan secara berkesinambungan.

Adapun promosi yang dilakukan dengan memamerkan produk-produk unggulan yang dimiliki, seperti pameran berskala nasional Bangka Expo. “Dengan 38 program strategis yang dicanangkan oleh Pemkab Bangka, salah satunya Bangka Expo yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian di Kabupaten Bangka,” katanya.

Riduan M. Noor dari CV. Lotus Cipta Karya selaku Event Organizer menjelaskan, kegiatan Bangka Expo 2018 adalah sebuah upaya dalam membantu pemerintah Kabupaten Bangka untuk menyebarkan informasi potensi yang dimiliki di segala bidang. “Kami berharap dengan adanya Bangka Expo para investor potensial maupun buyer dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai potensi-potensi yang ada.

Terlebih Kabupaten Bangka mempunyai KEK yang terus dikembangkan dan diperjuangkan,” jelasnya. Tingkatkan Daya Saing Daerah Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Klungkung Provinsi Bali Sudiarka Jaya yang mewakili peserta pameran berharap agar Kabupaten Bangka dapat meningkatkan daya saing daerah sehingga mampu memenangkan persaingan pada tingkat regional maupun global yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Kami mengapresiasi pada semua potensi yang ditampilkan dalam Bangka Expo ini, nantinya kami juga berharap di tahun yang akan datang bisa meningkatkan cakupan expo yang lebih besar sehingga kita sadari bahwa expo berguna untuk meningkatkan daya saing daerah,” harapnya.

Pengurus PKK Kabupaten Bangka Suryani Rustamsyah juga berkesempatan melakukan prosesi gunting pita tanda dibukanya stand Bangka Expo 2018 untuk umum. Untuk menyedot pengunjung, Bangka Expo 2018 juga memiliki berbagai agenda hiburan dan perlombaan, seperti costume carnaval, stand up comedy, lomba fashion busana batik, modern dance, tari kreasi, hiburan rakyat, lomba nyanyi dan lomba kuliner khas Bangka. (BBR)


Penulis :Irwan
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview