Bangka Setara Jadi Visi Mulkan-Syahbudin Pimpin Kabupaten Bangka

kasmirudin
Bangka Setara Jadi Visi Mulkan-Syahbudin Pimpin Kabupaten Bangka
Bupati Bangka Mulkan dan memaparkan visi dan misi dihadapan media di Resto Pantai Indah Batu Bedaun, Sabtu (27/10/2018) sore. (foto: Irwan)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW – Dihadapan para pimpinan media dan wartawan di Bangka Belitung Bupati Bangka Mulkan dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Sabtu (27/10/2018) sore di Resto Pantai Indah Batu Bedaun memaparkan program dan visi misi Pemkab Bangka 2019-2023.

Didampingi Kepala Bappeda Bangka Pan Budi Marwoto dan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Bangka Asmawi Ali, Mulkan menyampaikan visinya dalam memimpin Kabupaten Bangka dengan ‘Bangka Setara’ atau ‘Bangka Sejahtera dan Mulia’.

“Kami menginginkan kata setara, karena ingin Kabupaten Bangka setara dengan daerah yang telah maju. Jangan kita ketinggalan dengan daerah lain terutama daerah pemekaran kita. Walaupun umur Kabupaten Bangka sudah tua tapi jangan cepat lupa dan lemah, kita harus terus berinovasi,” ungkap Mulkan. 

Dalam menjalankan pemerintahan, Mulkan ingin mengelola pemerintahan yang bersih dan berteknologi. Dalam menjalankan pemerintahan yang bersih ia sudah mengingatkan kepada seluruh OPD untuk bebas dari praktek KKN (korupsi, kolusi, nepotisme).

Mulkan juga telah menganggarkan Rp 1,4 miliar untuk pengembangan teknologi dan akan menambahkan Rp700 juta, agar tahun 2022 penerapan teknologi tersebut juga masuk sampai pemerintah tingkat desa.

“Kita juga ingin SDM yang berkualitas dan berintegritas. SDM yang berkualitas Pemkab Bangka setiap tahunnya telah memberikan beasiswa. Tapi integritas juga sangat penting dalam melaksanakan tugas terutama kejujuran,” paparnya.

Dilanjutkan Mulkan, dalam pembangunan daerah terutama infrastruktur kedepan akan mewujudkan pembangunan yang lebih merata tidak hanya menumpuk di satu wilayah atau kecamatan, namun akan merata hingga ke seluruh desa di Kabupaten Bangka.

“Musrenbangdes kita porsikan 50 persen dari anggaran, agar pembangunan merata hingga kesetiap desa. Karena sebelumnya ketika musrenbangdes, kecamatan dan kabupaten mendapat porsi terlalu banyak sedangkan desa sedikit. Maka untuk tingkat desa kita berikan 50 persen, sudah kita berikan kepada tim TPAD untuk melaksanakan itu,” ujarnya. (BBR)

 


Penulis : Irwan
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview