BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID – Banjir yang melanda Desa Kurau Barat dan Desa Kurau Timur, Kecamatan Koba, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kecamatan Koba. Camat Koba, Ema Febriyarti, S.STP, M.M., terjun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi wilayah terdampak sekaligus memastikan keselamatan masyarakat. Minggu (7/12/2025).
Dari hasil pemantauan di lapangan serta data yang dihimpun bersama pemerintah desa, tercatat 189 rumah warga terdampak banjir, masing-masing 107 rumah di Desa Kurau Barat dan 82 rumah di Desa Kurau Timur. Camat Koba menyebut jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya debit air sungai dan pasang air laut.
“Data sementara rumah terdampak banjir di Kurau Barat 107 dan Kurau Timur 82. Kondisi ini masih bisa berubah karena puncak volume air sungai dan laut diperkirakan terjadi keesokan harinya,” kata Ema Febriyarti.
Ia menjelaskan, di sejumlah titik khususnya di Desa Kurau Timur, ketinggian air sempat mencapai selutut orang dewasa, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.
Camat Koba juga telah menginstruksikan perangkat desa serta unsur terkait agar tetap siaga dan melakukan pengawasan intensif guna mencegah terjadinya korban jiwa akibat luapan air.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Kecamatan Koba telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Permukiman (DPUTRP) Pemkab Bangka Tengah untuk membahas solusi jangka panjang penanganan banjir. Kepala DPUTRP, Fani Hendra Saputra, dilaporkan telah meninjau langsung Desa Kurau Barat, Kurau Timur, hingga kawasan Jembatan Berok sebagai titik rawan genangan.
Fani Hendra Saputra juga disebut telah menjalin komunikasi dengan pihak balai terkait guna menyusun langkah penanggulangan jangka panjang di sejumlah titik rawan banjir.
Sementara itu, terkait bantuan kepada masyarakat terdampak, Camat Koba menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Koba terus berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bangka Tengah. Atas instruksi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, bantuan sembako dijadwalkan akan disalurkan langsung kepada warga terdampak.
Ema menambahkan, rumah bantuan dari kementerian yang dibangun dengan struktur pondasi tinggi dilaporkan tidak terdampak banjir karena telah disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor, Camat Koba juga telah menyampaikan laporan kondisi banjir melalui video kepada Bupati Bangka Tengah sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan.







