PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Supri Wantoro, warga Jalan Tenggiri yang bermukim di samping Masjid Baitul Amin, Kelurahan Ketapang, menerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang pada Rabu (14/1/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, disaksikan pejabat Pemkot, pengurus Baznas, dan warga setempat.
Prof. Saparudin menekankan bahwa program ini mencerminkan gotong royong masyarakat Pangkalpinang melalui dana zakat yang dikelola Baznas.
“Dana yang terkumpul di Baznas berasal dari kontribusi gotong royong masyarakat Pangkalpinang, lalu disalurkan kembali kepada yang berhak sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi hunian yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan, termasuk dalam aspek spiritual.
“Lingkungan rumah yang layak semoga membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari dan ibadah. Harapannya, partisipasi masyarakat dalam berzakat terus meningkat agar manfaatnya makin meluas,” tuturnya.
Wali Kota juga menyatakan komitmen Pemkot Pangkalpinang mendukung penuh aktivitas Baznas, dari penghimpunan hingga distribusi zakat. Dia mengajak seluruh ASN Muslim di lingkungan pemkot untuk menyalurkan zakat melalui Baznas.
“Pemkot mendukung penuh program Baznas karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penyaluran zakat harus tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Supri Wantoro mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami tidak mampu memperbaiki rumah sendiri. Bantuan ini sangat bermakna bagi keluarga kami,” katanya dengan penuh haru.
Wakil Ketua II Baznas Kota Pangkalpinang, Yusril HZ, mengatakan rumah sebelumnya beratap daun dengan konstruksi yang sangat tidak memadai. Program ini menargetkan bangunan standar 6×6 meter, namun realisasinya mencapai 7,80 x 7,50 meter termasuk teras.
“Anggaran yang dialokasikan Rp63.475.000, dengan realisasi Rp64.210.000. Seluruh dokumen administrasi dan bukti pembangunan telah ditandatangani penerima,” paparnya.
Yusril menambahkan, tahun ini Baznas menargetkan pembangunan tiga unit RLH dengan alokasi maksimal Rp75 juta per unit, tergantung hasil penghimpunan zakat.
Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, M. Kurnia, menekankan komitmen lembaganya dalam pengelolaan zakat yang akuntabel. Program RLH menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat untuk mensejahterakan warga kurang mampu.
“Amanah yang dipercayakan selama empat tahun ini kami jalankan dengan konsisten, sepenuhnya untuk kepentingan umat. Dana yang masuk akan kami salurkan kepada yang berhak menerimanya,” pungkasnya.









