Bantuan Usaha Mikro Tak Bisa Ditarik, Saldo Rekening Nasabah Bank BRI Ini Hilang

Irwan
Bantuan Usaha Mikro Tak Bisa Ditarik, Saldo Rekening Nasabah Bank BRI Ini Hilang
Bank BRI unit Toboali. Foto: Andre

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Sejumlah masyarakat Bangka Selatan penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Bank BRI mengeluhkan bahwa uang bantuan tersebut tidak bisa diambil meski sudah dinyatakan lolos verifikasi dan telah terdaftar.

Tak hanya itu, nasabah juga memertanyakan uang yang berada di rekeningnya tiba-tiba saja sudah habis ditarik.

Nico, keluarga nasabah penerima BPUM asal Desa Bencah, kecamatan Air Gegas, Bangka Selatan mengatakan, pada Oktober lalu dirinya datang ke Bank BRI unit Toboali untuk menanyakan bagaimana cara mencairkan uang tersebut.

“Kita dimintai melengkapi berkas untuk diverifikasi seperti Surat Keterangan Usaha (SKU) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sudah dilengkapi semuanya,” jelas Nico kepada Babelreview.co.id, Rabu (13/1/2021).

“Semua proses telah kita ikuti, jawaban dari Bank BRI uang tersebut belum bisa dicairkan. Harus menunggu beberapa hari lagi baru bisa di cairkan," tambahnya.

Kemudian, dikatakan Noci, pada bulan Desember dirinya datang lagi ke Bank BRI unit Toboali untuk mencairkan uang tersebut.

“Saat hendak mencairkan uang tersebut, jawaban dari pihak Bank BRI bahwa uang itu telah tidak ada lagi di rekening. Saya tanya alasannya, pihak bank menjawab mungkin bantuan tersebut dibatalkan dari pusat,” jelasnya.

Tak puas dengan jawaban pihak Bank BRI, Nico membuka website bantuan tersebut dan menginput Nomor Induk Kelurga (NIK). Akan tetapi nama penerima tersebut masih terdaftar di website.

“Dari website masih terdaftar, tapi pihak Bank BRI menuding bahwa bantuan tersebut sudah ditarik pusat. Padahal kita tidak pernah menarik uang tersebut," ujarnya.

  • Halaman
  • 1
  • 2