Banyak yang Belum Tahu, Ternyata Ini Asal Usul Nama Desa Munggu

Irwan
Banyak yang Belum Tahu, Ternyata Ini Asal Usul Nama Desa Munggu
Tamrin Aziz, Kepala Desa Munggu

SUNGAISELAN, BABELREVIEW.CO.ID – Desa Munggu yang terletak di Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah ternyata memiliki cerita menarik mengapa desa tersebut diberi nama Munggu. Kepala Desa Munggu, Tamrin Aziz menceritakan, ada dua versi nama asal muasal nama Munggu. Versi pertama seperti yang tertuang dalam profil resmi desa diketahui nama Munggu berawal karena wilayah tersebut dahulunya didiami oleh penduduk yang merupakan pendatang dari tanah jawa.

Karena wilayah tersebut merupakan perlintasan maka banyak orang yang lewat dan penduduk setempat memiliki kebiasaan menyapa orang-orang yang lewat tersebut dengan kata monggo yang berarti silahkan. Karena memiliki tanah yang subur akhirnya banyak orang berkebun dan tinggal di wilayah itu.

“Karena logat atau lidah orang Bangka berbeda maka penyebutannya menjadi munggu. Karena itu wilayah tersebut dikenal dengan nama munggu yang akhirnya dipilih menjadi nama desa,” terang Tamrin kepada Babel Review.

Namun Kades Munggu lebih mantap dengan asal usul versi kedua. Tamrin menceritakan pernah mendatangi tokoh-tokoh masyarakat Desa Munggu untuk menggali asal muasal nama desa. Menurut cerita tokoh-tokoh masyarakat Desa Munggu, karena wilayah ini berada di pertengahan maka orang yang ingin pergi ke daerah Kerakas, Penagan, Permis, Sebagin pasti melewati wilayah ini. Karena dahulu belum ada jalan dan kendaraan maka orang-orang akan singgah untuk istirahat bahkan menginap di wilayah ini.

“Singgah kalau orang Bangka bilangnya munggur, diambil dari kata burung yang hinggap di pohon itu bahasa Bangkanya munggur. Maka daerah ini dikenal dengan tempat munggur atau tempat persinggahan. Karena memang dulu daerah ini dikenal sebagai daerah persinggahan ketika orang sedang menempuh ke daerah yang jauh karena dulu belum ada kendaraan dan jalan,” jelasnya.

Dari kata munggur itulah lalu nama wilayah tersebut dikenal dan pengucapannya menjadi munggu, yang pada akhirnya dipilih untuk menjadi nama desa. (BBR)

 

Laporan: Irwan