Bayi Usia 10 Hari Warga Karya Makmur Positif Terpapar Covid-19

Irwan
Bayi Usia 10 Hari Warga Karya Makmur Positif Terpapar Covid-19
Boy Yandra

BANGKA, BABELREVIEW.CO.ID -- Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bangka mengalami menambahan sebanyak 46 pasien, Selasa (13/7/2021). Sementara 19 pasien sembuh setelah menjalani perawatan dan 6 pasien meninggal dunia.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan bahwa jumlah keseluruhan warga Kabupaten Bangka yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 ada 5.166 orang, yang telah sembuh setelah menjalani isolasi, ICU, isolasi mandiri maupun karantina ada 4.614 orang.

"Jadi masih ada sebanyak 452 orang warga Bangka yang menjalani perawatan dan dalam pengawasan dokter. Dan total yang meninggal dunia sampai dengan hari ini sudah mencapai 100 orang," terangnya.

Boy Yandra tuturkan dari 46 yang dinyatakan positif hari ini terdapat satu bayi dengan inisial KMP usia 10 hari.

Pasien merupakan warga Karya Makmur, yang mana diawali sesak nafas karena ada kontak erat dengan orang tuanya.

Hasil rapid test antigen KMP dinyatakan positif pada tanggal 11 Juli 2021, dan saat ini yang bersangkutan telah dilakukan perawatan di RSUP Soekarno Bangka Belitung.

Jadi sampai dengan saat ini sudah ada sebanyak 22 bayi yang terpapar virus corona di Kabupaten Bangka.

Kemudian upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka dalam menuntaskan penyebaran wabah Covid-19 ialah dengan melakukan tracking, treasing, treatment dan lakukan pemeriksaan PCR sebanyak 12.205 test.

Selanjutnya dalam menuntaskan, mengatasi dan memutuskan mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Kecamatan Belinyu, pihaknya menggelar rapid antigen massal di pasar, warkop dan fasilitas umum lainnya.

"Kami sangat menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menegakkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar, dan jik apabila mengalami sakit mendadak seperti demam segeralah dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Semoga Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona hijau atau aman," pungkasnya. (BBR)

 

Laporan: Ibnu

Editor: Irwan