Baznas Pangkalpinang Optimis Himpun Zakat Rp500 Juta Selama Ramadan 1446 H

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang menargetkan pengumpulan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp500 juta selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah.

Kegiatan peluncuran program penghimpunan ini digelar di halaman Masjid Agung Kubah Timah Pangkalpinang pada Rabu (12/3/2025), dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, bersama Sekretaris Daerah Mie Go, turut hadir dan menyerahkan langsung zakat mereka melalui Baznas. Keduanya menegaskan pentingnya menunaikan zakat sebagai bentuk ketaatan kepada ajaran Islam sekaligus mendorong masyarakat untuk berzakat melalui lembaga resmi.

“Zakat adalah kewajiban sebagai umat Muslim. Kami mengajak masyarakat agar mempercayakan zakatnya kepada Baznas, yang telah memiliki sistem distribusi yang profesional dan tepat sasaran,” ujar Unu.

Ia juga menekankan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban spiritual, tetapi juga berperan penting dalam membantu masyarakat kurang mampu di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pangkalpinang, M. Kurnia, menjelaskan bahwa meskipun target maksimal bisa mencapai Rp1 miliar, tahun ini pihaknya mematok angka realistis di Rp500 juta mengingat situasi ekonomi masyarakat.

“Kami telah membuka sejumlah titik penghimpunan, seperti di RS Timah, RSUD Depati Hamzah, Bank Sumsel Babel Syariah, serta kantor Baznas sendiri. Semua ini untuk memudahkan masyarakat menyalurkan zakatnya,” jelas Kurnia.

Ia menambahkan bahwa tahun ini target penghimpunan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp400 juta.

“Kami optimistis dengan strategi dan pendekatan yang kami lakukan, dana zakat yang terkumpul akan meningkat dan menjangkau lebih banyak mustahik,” katanya.

Baznas Pangkalpinang juga terus memperluas akses pembayaran dengan membuka berbagai loket di tempat strategis, sehingga masyarakat dapat berzakat dengan mudah dan nyaman.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan, diharapkan Ramadan kali ini menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *