PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Junanto Kurniawan, memastikan komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM Bangka Belitung menembus pasar internasional. Hal ini dibuktikan dengan kembali diberangkatkannya 1.000 kilogram getas produksi CV Getas Super Cap Tani ke Singapura belum lama ini.
Menurut Junanto, keberhasilan ekspor tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pelaku usaha dan Bea Cukai dalam memberikan kemudahan layanan, termasuk fasilitas pemuatan barang ekspor di luar Kawasan Pabean.
“Pemuatan ekspor di luar Kawasan Pabean merupakan fasilitas yang diberikan Bea Cukai kepada pengguna jasa dengan izin Kepala Kantor Pabean yang mengawasi, merujuk pada Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-27/BC/2024,” ujar Junanto kepada Mediaqu.id, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, meski pengiriman dilakukan melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang yang belum berstatus internasional dan harus transit di Jakarta, proses ekspor tetap dapat berjalan lancar berkat fasilitas tersebut.
Junanto menegaskan, kebijakan ini memberikan manfaat besar bagi eksportir, terutama dalam hal efisiensi biaya logistik.
“Fasilitas ini memberikan fleksibilitas dan dapat menekan biaya-biaya yang timbul dalam penanganan barang, seperti biaya angkut dan sewa gudang,” jelasnya.
Ia menambahkan Bea Cukai Pangkalpinang terus mendorong UMKM agar naik kelas melalui program Klinik Ekspor. Layanan ini memungkinkan pelaku usaha mendapatkan asistensi langsung, baik di kantor maupun di lokasi usaha.
“Silakan pelaku UMKM memanfaatkan layanan Klinik Ekspor. Kami siap memberikan pendampingan dan layanan ini 100 persen gratis tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
Diketahui, getas merupakan makanan khas Bangka Belitung berbahan dasar ikan tenggiri dan tepung sagu yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur renyah. Produk ini semakin diminati pasar luar negeri, khususnya Singapura.
“Pengiriman ini menjadi ekspor perdana pada tahun 2026 bagi UMKM lokal tersebut. Sebelumnya, pada akhir Desember 2025, perusahaan yang berbasis di Bangka itu juga telah mengirimkan produk dengan jumlah serupa ke negara yang sama,” ujarnya Junanto.
Keberhasilan ekspor pada ini diharapkan menjadi motivasi bagi UMKM lain di Bangka Belitung untuk berani memperluas pasar hingga mancanegara.












