Beberapa Warkop di Pangkalpinang Mulai Terapkam New Normal

Ahada
Beberapa Warkop di Pangkalpinang Mulai Terapkam New Normal
Cuci tangan sebelum masuk Warung Kopi Yumin di Pangkalpinang. (Diko/babelreview.co.id)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Penerapan New Normal memang belum resmi di mulai, tapi sejumlah cafe atau warung kopi khususnya di Kota Pangkalpinang dan beberapa kota kabupaten di Bangka Belitung ini sudah mulai membuka secara normal warung mereka.

Pantauan, Babelreview di sejumlah cafe dan warung kopi di Kota Pangkalpinang sudah ada yang mulai menerapkan protokol Covid-19, meskipun belum seutuhnya.

Salah satunya Warung Kopi Yumin. Yumin menjadi salah satu Warkop yang cukup digandrungi, setiap hari selalu ramai pelanggan yang datang.

Seiring persiapan menuju New Normal, Warkop Yumin juga sudah mulai menerapkan beberapa protokol Covid-19 yang dianjurkan seperti menyediakan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk.

Jadi setiap pengunjung yang datang di minta untuk mencuci tangan terlebih dahulu, meski tak semua pengunjung berinisiatif, tapi cukup banyak juga yang sadar dan mencuci tangannya.

Selain itu, penggunaan masker juga sudah mulai dibiasakan para pengunjung, termasuk para pelayan di Warkop Yumin. Masker selalu dikenakan sebagaimana mestinya.

Hal ini tentunya memunculkan rasa aman dan tenang bagi para pelanggan.

Nizar salah satu pelanggan Warkop Yumin pun mengapresiasi para pelayan warkop yang sudah mulai menerapkan protokol Covid-19.

Menurutnya hal ini dapat membuat para pelanggan lebih yakin, bahwa warkop memang mengedepankan kesehatan para pelanggan.

"Yang cukup sulit diterapkan itu ya jaga jarak nya itu, maklum banyak orang yang ke warung kopi sengaja untuk ngobrol.  Perginya rame-rame ya jadi susah juga buat jaga jarak yang penting masker sih," katanya.

Selain Warkop Yumin, ada juga cafe yang menerapkan demikian yakni Warkop Papa. Para milennial pasti tau ni cafe.

Pantauan Babelreview, di Warkop Papa penerapan Protokol Covid-19 juga cukup ketat, walupun lagi-lagi jaga jarak masih cukup sulit.

Setiap pelanggan yang datang akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas, jika suhu normal baru kemudian dipersilahkan masuk, namun seusai cek suhu tubuh, tangan pelanggan akan disemprot handsanitizer oleh petugas.

Salah satu pelanggan, Buten sapaan akrabnya mengatakan, Ia senang dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19 di cafe-cafe, hal ini sebagai upaya kita menghentikan penyebaran virus ini.

"Rasanya aman juga, kalau setiap yang di cek suhu tubuh, artinya yang datang insyaallah sehat," ujarnya. (BBR)



Laporan: Diko Subadya