Beli PCR Tanpa Pakai APBD dan APBN, Gubernur Sebut Ini Bantuan BUMN dan Swasta

Ahada
Beli PCR Tanpa Pakai APBD dan APBN, Gubernur Sebut Ini Bantuan BUMN dan Swasta
Sebanyak tujuh koli alat PCR tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (17/4/2020) malam. (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Dalam pers conference Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menjelaskan bahwa pengadaan alat PCR tidak menggunakan APBD maupun APBN sama sekali.

Sebanyak tujuh Koli alat PCR yang tiba Jumat (17/4/2020) malam, diakui Gubernur Erzaldi, merupakan bantuan mitra yang disalurkan melalui rekening Babel Peduli.

"Terima kasih kepada seluruh mitra, yang sudah memberikan bantuan dan sumbangannya. Karena apa yang kita lakukan ini tidak menggunakan APBD dan APBD. Namun dari semua mitra baik dari perusahaan BUMN, maupun perusahaan-perusahaan swasta lainnya, termasuk masyarakat kecil yang peduli,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Dari beberapa alat yang tersedia tersebut, ada satu alat yang mendukung seperti rapid test, dengan hasil menggunakan angka yang lebih terakurasi.

Mengenai kesiapan akan terjadinya lonjakan pasien, setiap kabupaten/kota telah menyiapkan ruang isolasi.

Saat ini kapasitas seluruhnya  secara total untuk Provinsi Kepulauan Babel dapat menampung kurang lebih 2.000 orang.

Namun tidak serta merta semua pasien akan ditampung di rumah sakit, karena pasien tersebut akan dibagi ke dalam tiga cluster.

Cluster pertama, yaitu pasien positif dengan kondisi sedang dan cluster kedua, pasien positif dengan kondisi menengah.

Kedua cluster tersebut ditempatkan di ruang-ruang isolasi yang sudah berstandar dan sudah siap bersama paramedisnya.

Sedangkan yang ketiga adalah pasien positif dengan kondisi gawat yang memerlukan perawatan di beberapa rumah sakit yang sudah siap, seperti : Rumah Sakit Umum Daerah (HC) Ir. Soekarno, Rumah Sakit Depati Hamzah Pangkalpinang, RSUD Marsidi Judono di Belitung, Rumah Sakit Siloam, dan Rumah Sakit Kim. (*/BBR)