Berakhir Mediasi, Kisah Remaja Warga Desa Perlang Dipolisikan karena Curi Kotak Amal Berisikan Uang Rp 40 Ribu

faisal
Berakhir Mediasi, Kisah Remaja Warga Desa Perlang Dipolisikan karena Curi Kotak Amal Berisikan Uang Rp 40 Ribu
Proses Mediasi Keluarga Pelaku dan Pelapor di Polsek Koba, Kamis (30/4/2020).

KOBA, BABELREVIEW.CO.ID -- Laporan pencurian Kota Amal terhadap remaja RA (19), warga Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, berujung dengan mediasi.

RA mengakui perbuatannya lalu polisi memanggil pelapor yaitu ketua masjid Al-Ansor Kelurahan Berok serta Bhabinkamtibmas dan anggota piket Unit Reskrim Polsek Koba, untuk proses mediasi.

“Nominal yang diambil cuma senilai Rp 40 ribu, Jadi merujuk kepada Peraturan Mahkamah Agung dan STR Kapolri, di mana kasus pencurian di bawah Rp 2,5 juta bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau di luar pengadilan,”ujar Kapolsek Koba, AKP Dedy Nuary, Kamis (30/4/2020)

lanjutnya, pihak pelapor kemudian bersedia melakukan mediasi dan RA membuat peryataan untuk berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Setelah kami mediasi, akhirnya keduanya sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan RA berjanji tidak akan mengulanginya” ungkap AKP Dedy

Ia mengatakan, polisi menerima laporan pada Rabu 29 April 2020 bahwa RA diduga mencuri kotak amal berisikan uang Rp 40 ribu di masjid Al-Ansor Berok

"Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya memang benar RA tersebut mencuri kotak amal dan mengakui kesalahan akan perbuatannya,"pungkas Kapolsek


Penulis   : Faisal

Editor      : Admin03

Sumber   : Babel Review