Breaking News: Korban Lion Air JT610, Ristia Amelia Dimakamkan di Muntok

kasmirudin
Breaking News: Korban Lion Air JT610, Ristia Amelia Dimakamkan di Muntok
Suasana duka menyelimuti kediaman korban pesawat Lion Air JT 610, Ristia Amelia di Muntok, Selasa (6/11/2018). (foto: Buditio)

MUNTOK, BABELREVIEW – Satu lagi korban pesawat Lion Air JT-610, Ristia Amelia (27) telah berhasil diindetifikasikan dan jenazahnya telah tiba di kediamannya di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat Selasa (6/11) pukul 11.00 WIB.

Suasana duka yang menyelimuti kediaman korban Lion Air tersebut bertambah, ketika mobil jenazah tiba. Isak tangis  pun pecah ketika peti jenazah Ristia Amelia diturunkan dari kendaraan.

Setelah didoakan di kediaman, jenazah Amelia lalu disholatkan di masjid setempat dan langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Desa Air Putih pukul 13.00 WIB.

Hadir dalam acara duka tersebut Kapolres Bangka Barat, AKBP Firman  Andreanto, Kasat Lantas , Kapolsek Muntok Iptu Christo Nender NYT, Plt. Kepala Dinas Sosial Bangka Barat M. Soleh, perwakilan Lion Air, perwakilan Puskesmas Muntok, Jasa Raharja, BPBD dan PMI Bangka Barat.

Tampak perwakilan dari Lion Air  Budi Arto yang bertugas sebagai Asisten Regional Manager Lion Air Pusat,  memberikan uang santunan awal sebesar Rp 25.000.000.

"Sesuai perintah pimpinan pusat, kita serahkan santunan kepada keluarga korban Rp25 juta cash dulu. Nanti yang lainnya setelah berkas lengkap baru menyusul," jelasnya kepada BBR di rumah duka.

Selain itu, Nurul Subekti, selaku kepala unit PKPL Jasa Raharja Cabang Babel mengatakan pihaknya memberikan santunan kepada ahli waris, yang akan diterima oleh ayah korban Rusman Ishak.

"Sesuai dengan peraturan, kita serahkan santunan lewat rekening untuk ahli waris, bapak korban sebesar Rp 50 juta," jelasnya.

Nurul melanjutkan, sekarang sudah ada enam korban Lion Air asal Bangka Belitung yang teridentifikasi dan langsung diberikan santunan dari Jasa Raharja.

Ristia Amelia merupakan korban satu keluarga bersama suami dan kedua anaknya, yang hingga kini belum teridentifikasi. (BBR)

 


Penulis : Buditio
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview