Berapa Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI Periode 2014 – 2019? Yuk, Cari Tahu Disini

kasmirudin
Berapa Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI Periode 2014 – 2019? Yuk, Cari Tahu Disini
Gedung DPR Senayan. (ist)

BABELREVIEW.CO.ID -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki tugas berat yang dibebankan di pundaknya. Mereka harus menyerap aspirasi masyarakat, menjalankan fungsi legislasi, kemudian menghasilkan produk Undang Undang yang dibuat untuk kebaikan rakyat.

Pada saat menjalankan tugasnya, anggota dewan mesti turun ke daerah pemilihan untuk bertemu warga, hingga rapat dan berdebat berjam-jam demi mencapai keputusan terbaik. Mengingat tanggung jawab tersebut, maka sudah selayaknya anggota dewan yang menjalankan tugasnya dengan benar mendapat bayaran yang sepadan.

Berikut rincian gaji dan tunjangan anggota DPR yang disarikan dari Surat Edaran Setjen DPR RI No. KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR dan Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015.

Gaji Pokok dan Tunjangan Tetap

Gaji pokok anggota DPR memang terbilang kecil, hanya berkisar antara Rp 4,2 juta sampai Rp 5 juta saja –tergantung jabatan di parlemen. Tunjangan istri pun 10 persen dari gaji pokok.

Tetapi, tunjangan jabatan cukup besar, di mana anggota mendapat Rp 9,7 juta dan ketua bisa menerima Rp 18,9 juta. Maka, tak heran jika jabatan ketua diperebutkan. Berikut rincian gaji dan tunjangan tetap DPR.

Gaji Pokok

Anggota DPR merangkap Ketua: Rp 5.040.000
Anggota DPR merangkap Wakil Ketua: Rp 4.620.000
Anggota DPR: Rp 4.200.000

 

Halaman selanjutnya


Penulis  :  Qerja                     
Editor    :  Kasmir
Sumber  : Qerja