Berawal Ditelpon Teman Facebook, Anniza Toza Mulai Tersentuh Membantu Warga Kesusahan

kasmirudin
Berawal Ditelpon Teman Facebook, Anniza Toza Mulai Tersentuh Membantu Warga Kesusahan
Pak Angek, warga Nias tinggal dan ngontrak di Pasir Garam bersama istrinya yang sedang hamil dan ketiga anak yang masih kecil. (foto: dok Melati Kasih).

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID – Di era zaman Now ini sudah cukup sulit mendapatkan orang peduli dan mau mengurusi orang lain. Apalagi orang yang butuh bantuan tersebut, jauh dari jalinan kekerabatan. Tetapi berbeda dengan Anniza Toza.

Melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan pertolongan  di tengah masyarakat, mampu mengetuk rasa dan jiwa Anniza Toza. Bersama para sahabatnya Anniza  mendirikan Lembaga Sosial dan Amal yang diberi nama MELATI KASIH. Lembaga sosial ini mencari warga yang membutuhkan bantuan karena keterbatasan ekonomi, lalu mencarikan solusi untuk warga yang membutuhkan sentuhan bantuan tersebut.

Lembaga sosial dan amal Melati Kasih ini beralamat di Jalan Abdulah H Seman Gabek 1 Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang. Awal berdirinya Lembaga Sosial dan Amal Melati Kasih ini, diceritakan oleh Anniza, bahwa dirinya pernah ditelepon sahabat facebook yang tinggal di Kalimantan. Teman Anniza tersebut memohon bantuan supaya dirinya membantu sahabatnya itu yang anaknya menderita sakit tumor di perut. Domisili anak itu di Sukabumi dan posisi sudah di Rumah Sakit Bandung.

“Kalau gak salah namanya RSHS dan saya kontak sekretaris saya untuk mengecek kebenarannya. Dan lewat PSM Sukabumi kita dapat informasi kebenarannya.  Pasien itu bernama Arka, berumur kira-kira dua tahun dan Alhamdulillah Melati Kasih bisa sedikit membantu meringankan beban orang tuanya. Tujuan kita hanya ingin Arka sembuh dan kita membantu murni atas dasar keiklasan dan  ada rasa kebahagiaan, kepuasan. Karena sekarang Arka sudah membaik dan sehat,” ungkap Anniza.

Tidak membutuhkan waktu lama, setelah resmi didirikan Melati Kasih langsung bergerak. Salah satu warga yang mendapat sentuhan Melati Kasih adalah salah satu warga Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang. Warga ini mengalami penyempitan pembuluh darah, yang akhirnya harus kehilangan kedua kaki. Operasi amputasi kedua dilakukan di RSBT Pangkalpinang.

“Kunjungan dilakukan bersama Neysa yang mewakili sahabat-sahabat Melati kasih. Saat itu Neysa memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai. Kebetulan APPTH (Asosiasi Pengelola Tempat Hiburan) juga ikut berbagi dalam bentuk uang tunai,  yang saya serahkan langsung ke pasien,” jelas Anniza.

Sentuhan Melati Kasih kembali menyapa warga yang membutuhkan bantuan. Salah satunya Alfira, gadis cantik asal Kota Padang.

“Masih ingat dengan kejadian mobil terjun bebas di Jembatan Emas yang sempet viral itu kan? Alhamdulillah Melati Kasih bisa berbagi dan Alfira bersama ibunya tinggal bersama salah satu keluarga anggota Melati Kasih. Mereka tinggal di rumah Lesti hingga kondisi Alfira membaik dan kami pun sempat mengantarkan Alfira dan ibunya ke bandara saat mau pulang ke Padang,” tutur Anniza.

Bantuan Melati Kasih juga dirasakan Pak Angek, warga Nias yang ngontrak di Pasir Garam bersama istrinya yang sedang hamil dan ke tiga anak mereka yang masih kecil. Pak Angek ini menderita penggumpalan darah dan TB Paru. Kehidupan Pak Angek sekeluarga sangat memprihatinkan.

Sejak Melati Kasih melakukan kunjungan dan  mengetahui penyakitnya dan latar kehidupan ekonominya, maka Melati Kasih selalu monitor perkembangan kesehatan Pak Angek. Bersama Tim medis RSBT, Derri Afrian, yang selalu datang monitor serta membersihkan luka/borok di bokong akibat tidurnya hanya tertumpu pada satu sisi yaitu terlentang saja.

“Bantuan kami dalam bentuk beras, gula, susu,  tisue, biscuit, obat-obatan dan juga uang tunai, mengingat keluarga ini pendatang yang tidak punya  KK, sehingga mereka tidak punya BPJS. Kami monitor dan bantu terus sampai akhirnya yag kuasa mengambil Pak Angek untuk selama lamanya,” tukas Anniza.

Anniza berharap bersama Melati Kasih ini, Ia dan para pengurus mampu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Anniza juga berharap akan banyak dermawan-dermawan di Babel yang akan mendukung kiprah Melati Kasih. (BBR)


Penulis  : Kusuma                                              
Editor    : Kasmir 
Sumber  :Babel Review