Beredar di Grup WA, 'Surat' Pasien Covid-19 Kepada Camat Ungkap Hal Yang Mengejutkan

Ahada
Beredar di Grup WA, 'Surat' Pasien Covid-19 Kepada Camat Ungkap Hal Yang Mengejutkan
Surat RK yang beredar di WhatsApp. (Ist)

BELINYU, BABELREVIEW.CO.ID--Angka pasien terkonfirmasi terjangkit Covid-19 di Kabupaten Bangka terus bertambah.

Terhitung Selasa (02/06/2020) kemarin, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19  Kabupaten Bangka, melalui Juru Bicara, Boy Yandra SKM MPH mengumumkan, ada dua pasien asal Kabupaten Bangka yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Keduanya adalah RK (32) warga Kecamatan Belinyu dan IS (44) warga Kecamatan Sungailiat.

Terkait pasien berinisial RK,  yang belakangan diketahui sebagai honorer di Kelurahan Bukit Ketok Belinyu, mengungkap sejumlah fakta tak terduga dan mengejutkan bagaimana kronologi hingga dirinya terpapar virus yang mematikan itu. 

Pengakuan RK yang ditulis dalam unggahan pesan WA yang diduga kuat ditujukan kepada Camat Belinyu Syarli Nopriansyah tersebut, dalam waktu cepat langsung menyebar ke banyak grup WA.

"Sudah sampai kemana-mana, bahkan hingga ke Jakarta," ujar salah seorang warga Belinyu yang meminta identitasnya tidak ditulis ini, Selasa (02/07/2020) malam.

Pengakuan yang tertulis dalam pesan WA pasien RK sontak menjadi perhatian publik lantaran mengungkap data penting yang sebelumnya luput terekspose dan tertutup untuk  media.

Ia menyebut dugaan dirinya terpapar Covid-19 lantaran terjangkit dari seseorang tokoh publik (pejabat penting di Babel). 

Sayangnya tokoh tersebut tak pernah terungkap sebagai pasien terkonfirmasi Covid-19 hingga yang bersangkutan, berdasarkan pesan yang ditulis RK, sudah meninggal dunia, Jumat 29 Mei 2020 lalu.

Berikut isi dari 'surat' pasien Covid-19 berinisial RK kepada camat (Syarli Nopriansyah) sebagaimana tersebar di sejumlah grup WA:

  • Halaman
  • 1
  • 2