Bisnis Agen Telur , Pesaing Sedikit Peluang Besar

Admin
Bisnis Agen Telur , Pesaing Sedikit Peluang Besar
Foto :Sartika

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW – Dibanding sumber protein hewani lainnya, telur tergolong sumber protein yang lebih murah dan hampir dapat dijumpai sepanjang waktu. Karena itu tak heran kebutuhan telur kian hari kian meningkat, apalagi di waktu-waktu tertentu seperti ketika harga daging atau ikan sedang mahal atau pada saat menjelang hari-hari raya.

Kebutuhan yang tinggi ini menjanjikan peluang pasar yang besar bagi para pebisnis telur, terlebih pemain di bidang ini masih tergolong sedikit. “Untuk agen telur pesaingnya masih sedikit, jadi sangat mudah untuk menguasai pasar. Yang terpenting harus pintar mencari langganan,” ungkap Koko, pemilik Tok Telur Achan di Pangkalpinang.

“Untuk agen telur pesaingnya masih sedikit, jadi sangat mudah untuk menguasai pasar. Yang terpenting harus pintar mencari langganan,” ungkap Koko, pemilik Tok Telur Achan di Pangkalpinang.Untuk memenuhi permintaan konsumen Koko mendatangkan telur-telur dari Palembang. Pengiriman dilakukan satu hingga dua kali dalam semingu, tergantung permintaan dan kebutuhan pasar.

Dengan tingginya permintaan telur, Koko mampu menjual sedikitnya 3.000 butir telur dalam sehari. Bahkan di waktu-waktu tertentu telur yang terjual mampu mencapai angka 10.000 butir per hari.“Pemintaan naik saat hari sabtu atau minggu dan jika ada perayaan hari-hari besar seperti natal, tahun baru ataupun hari raya,” jelasnya. Menjelang ramadhan tahun ini, harga telur mulai merangkak naik.

Rata-rata telur ukuran kecil Dijual dengan harga 1.100 – 1.250 rupiah per butir, ukuran sedang 1.400 rupiah per butir, ukuran besar 1.600 rupiah per butir. Menurut penuturan Koko, naik turunnya harga telur dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari cuaca, faktor pengiriman, stok barang hingga permintaan dan keadaan pasar.

 “Untuk ramadhan saya belum berani mengatakan kalau harga telur akan naik, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu harga telur bahkan turun saat ramadhan. Namun, saya rasa stok telur untuk ramadhan kali ini aman” Jelas Koko kepada BBR.

Hal senada disampaikan oleh Irawan pemilik “Toko Neneng” yang beralamat di Jl Kampung Melayu Pangkalpinang. Walaupun dibanding hari biasa saat ini harga telur mulai naik namun Irawan belum dapat memastikan harga telur pada bulan ramadhan yang akan datang. “Kalau memprediksi harga sulit untuk dilakukan, karena biasanya harga telur dipengaruhi keadaan di Jakarta.

Kalau permintaan di ibu kota naik biasanya harga telur akan naik tidak peduli ada acara tertentu atau tidak,” jelas Irawan kepada BBR.Terkait  kenaikan harga telur yang terjadi saat ini, Irawan mensinyalir hal tersebut dikarenakan adanya virus yang menyerang telur secara langsung sehingga otomatis stok telur menjadi sedikit sedangkan permintaan banyak.

“Telur sekarang harganya 1.450 rupiah per butir, harga ini tergolong tinggi,” jelasnya.Dalam satu hari Irawan mampu menjual hingga 12.000 butir telur. Telur-telur ini dijual di toko-toko yang ada di sekitaran Kota Pangkalpinang. Pelanggannya datang dari berbagai kalangan mulai dari ibu-ibu rumah tangga, pemilikpemilik toko kelontong hingga pengusaha-pengusaha makanan. (BBR)


Penulis :Sartika
Editor   :Sanjay
Sumber :Babelreview