Blokir Jalan, Nelayan Basel Tunggu Respon Pejabat Babel di Pantai Batu Perahu

andre
Blokir Jalan, Nelayan Basel Tunggu Respon Pejabat Babel di Pantai Batu Perahu
Foto : Ist

 TOBOALI, BABELREVIEW--Sejak disahkannya Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) beberapa hari yang lalu.Nelayan pantai Batu Perahu, kecamatan Toboali, Bangka Selatan (Basel) melakukan aksi menutup akses jalan ke Pantai tersebut.

 Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes para nelayan batu perahu yang sedari awal mengikuti audiensi pembahasan RZWP3K yang digelar baik di gedung DPRD Basel maupun DPRD Provinsi Babel.

 " Melalui pengesahan Raperda tersebut kami menilai telah dipertontonkan suatu pertunjukan arogansi kepemimpinan dan wewenang serta kemunafikan dari pejabat - pejabat yang hanya bisa menebar janji, " tegas ketua Nelayan Batu Perahu, Joni Zuhri.

 Menurutnya, penutupan jalan menuju Batu perahu ini baru awal dari bentuk kekecewaan para nelayan.

 " Tunggu saja, kedepan akan terjadi suatu peristiwa yang lebih besar, " katanya Jumat (29/02/2020).

 Lebih lanjut ia menuturkan, jika masyarakat yang sering lewat jalan ini bertanya kenapa jalan ini ditutup, maka jawabannya silahkan tanya kepada Bupati basel, DPRD Basel, Gubernur dan DPRD Babel.

 " Melalui protes ini kami juga menunggu respon para pejabat di Babel di Batu perahu, " pungkasnya.(BBR)


Penulis : Andrean

Editor : Andrean

Sumber : Babel Review