Boleh Viralkan Video Kegiatan KKN, Tapi Jangan Lupa Yang Satu Ini

kasmirudin
Boleh Viralkan Video Kegiatan KKN, Tapi Jangan Lupa Yang Satu Ini
SURVAI KKN -- Sejumlah mahasiswa KKN UBB Angkatan ke 13 melakukan survai lapangan ke Desa Kota Kapur, Kabupaten Bangka, pada tanggal 29 Mei 2018 lalu. Didampingi DPL KKN Ghiri Basuki dan Eddy Jajang J Atmaja, dan Kades Kota Kapur Makmun, mereka berfoto di depan rumah di Kota Kapur yang akan disewa sebagai Posko KKN selama 40 hari. (Ist)

BANGKA, BABELREVIEW -- Sebanyak lima mahasiswa UBB menjadi bagian dari ratusan peserta KKN Kebangsaan, yang tahun ini dilaksanakan di Provinsi Lampung. Mereka bertolak ke Lampung pada 20 Juli, didampingi Sekretaris LPPM UBB Nanang Wahyudin.

Lima mahasiswa UBB itu akan disebar ke sejumlah daerah lokasi KKN di Lampung. Sama seperti KKN Tematik, mereka selama 40 hari melaksanakan KKN Kebangsaan.

Nanang Wahyudin mengharapkan, 745 mahasiswa KKN Angkatan ke 13 yang disebarkan ke 25 desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu, dapat membantu warga dan pemerintah desa (pemdes) di lokasi KKN masing-masing, dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Silakan sebar berita, foto, dan viralkan rekaman video kegiatan KKN ke media massa. Jangan lupa, ‘output’, hasil, atau luaran KNN itu juga dapat berupa artikel ilmiah atau publikasi penelitian di bidang pengabdian. Silakan ambil anggaran publikasi, yang besarnya antara Rp 500 - 750 ribu, dari total dana KKN sebesar Rp 15 juta itu,” ujar Nanang.

Mengenai proses dan luaran hasil KKN, Firlya Rosa menyampaikan pihaknya akan membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) serta melakukan penilaian secara menyeluruh.

“Kami akan memberikan ‘reward’ (penghargaan) kepada dosen pembimbing lapangan (DPL) yang kami nilai berhasil,” tukas Firlya tanpa menyebutkan bentuk ‘reward’ dimaksud.

Dikemukakannya selama 40 hari KKN, DPL diberikan dana perjalanan dinas (SPPD) sebanyak empat kali. Yakni masing-masing satu kali saat menghantar dan menjemput mahasiswa KKN, dan dua kali di antara 40 hari KKN.

“Setiap kali SPPD, kami berikan dana sebesar Rp 500 ribu. Dana itu sudah termasuk biaya untuk sewa kendaraan, bahan bakar dan makan. Kalau untuk lokasi KKN ada tiga DPL, silakan pilih sendiri. Sesuai RKKL, hanya satu orang DPL saja yang perjalanan dinasnya dibiayai. Untuk itu kami menunggu pengajuan jadwal perjalanan dinas itu hingga 11 Juli 2018 ini,” ujar Firlya Rosa.

Mengenai laporan pertanggungjawaban perjalanan dinas (LPJ) ke lokasi KKN, Firlya Rosa menegaskan paling lama dua hari setelah kunjungan sudah dilaporkan ke Panitia KKN UBB.

KKN UBB Angkatan ke 13 tahun ini juga menyertakan KKN Revolusi Mental dan KKN BKKBN. Khusus KKN BKKBN berlangsung di Desa Permis (Bangka Selatan), Pulau Bangka (Bangka Tengah), Perawas (Belitung) dan Tanjung Niur (Bangka Barat).

Sebanyak 20 mahasiswa dan satu DPL dilibatkan dalam setiap desa lokasi KKN BKKBN. Untuk KKN ini, BKKBN menyediakan dana sebesar Rp 3,5 juta, dengan rincian Rp 2,5 juta merupakan belanja keperluan fisik dan satu juta rupiah untuk biaya penyuluhan. (BBR)


Penulis : Kusuma
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview