Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka Akan Lakukan Pemeriksaan Swab Terhadap 68 ABK Rekan GS

Ibnuwasisto
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka Akan Lakukan Pemeriksaan Swab Terhadap 68 ABK Rekan GS
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM. MPH. (Foto.Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menyampaikan salah satu warga Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka dengan inisial GS (31) terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu (30/5/2020).

Boy mengatakan, dirinya pagi ini mendapatkan informasi bahwa ada satu pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun pihaknya setelah melakukan pencarian selama dua hari terakhir menemukan pasien GS tersebut.

Menurut Boy Yandra, GS sebelumnya telah melakukan pemeriksaan swab dengan pihak perusahaannya bekerja, tetapi pihak perusahaan tempat GS bekerja tidak memberikan laporan hasil pemeriksaan kepada pihak Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka.

"Kita sudah ketemu dengan GS, dan ia katakan selama ini sudah pergi kemana-mana untuk berlebaran. Dia mengaku melakukan karantina mandiri, tetapi kenyataannya yang bersangkutan sudah pergi lakukan silaturahmi ke beberapa rumah. Jadi kita akan lakukan tracking lebih lanjut," ujarnya.

Ia menyesalkan mendapatkan informasi mengenai GS dari pihak masyarakat yang peduli akan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Pihak perusahaan sudah melakukan pemeriksaan swab terhadap GS, tetapi hasilnya baru dilaporkan sekarang. Seharusnya pihak perusahaan terbuka dan transparan kepada kami apapun hasil yang didapatkan," tegasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan saat pertama kali bertemu dengan GS, orang bersangkutan terlihat kondisinya baik-baik saja.

Dan saat ini pihaknya telah melakukan karantina terhadap GS dan kelima anggota keluarganya.

"Dan tindak lanjut yang pasti akan kami lakukan adalah untuk melakukan swab terhadap teman-teman GS yang ada di kapal sebanyak 68 orang. Selanjutnya lakukan swab kepada orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan GS, dan melakukan rapid test untuk orang-orang yang melakukan kontak sekunder di Puskesmas Pemali," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor :

Sumber : Babel Review