Boy Yandra Nilai Rencana Penerapan New Normality Oleh Pemerintah Pusat, Waktunya Masih Belum Tepat

Ibnuwasisto
Boy Yandra Nilai Rencana Penerapan New Normality Oleh Pemerintah Pusat, Waktunya Masih Belum Tepat
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM. MPH. (Foto.Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menanggapi bahwa new normality ini efektif bisa diterapkan jika suatu kasus sudah berhasil terlewati dan terkendali dengan baik.

Menurutnya, untuk saat ini bagaimana upayanya supaya kondisi ini dapat tertangani dengan baik maka masyarakat untuk bisa meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga jarak fisik untuk memutus mata rantai Covid-19.

"Selain itu, masyarakat harus wajib menggunakan masker setiap beraktivitas di luar rumah dan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir," ujarnya, Senin (25/5/2020).

Pasalnya, jika semua itu sudah dilaksanakan dengan baik maka mudah mudahan wacana dari Presiden RI untuk melakukan new normality dapat berjalan dengan baik.

Boy Yandra tegaskan untuk saat ini belum waktu yang tepat jika pemerintah pusat ingin menerapkan situasi new normality di setiap daerah. Karena dilihat dari segi epidemiologi atau penularan penyakitnya kasusnya semakin meningkat di seluruh Indonesia. Pada saat ini di Indonesia ada 22.271 kasus Covid-19 dan masih bertambah. Dan Indonesia belum melewati titik krusial atau puncak Pandemi Covid-19.

"Kami sudah mendapatkan keterangan yang dihimpun dari rumah sakit umum, untuk saat ini kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka berjumlah 5 orang, 3 orang sudah dinyatakan sembuh dan telah mendapatkan surat kesehatan dari dinas kesehatan provinsi Bangka Belitung dan yang 2 pasien lagi masih dalam proses. Dengan harapan 2 orang saat ini sedang melakukan karantina nantinya hasil swab kedua juga negatif dan dinyatakan sehat," tukasnya.


Penulis : Ibnu

Editor : 

Sumber : Babel Review