Buah Sawit Dora Tak Laku Lagi, Pemprov Babel Beri Program Bantuan Bibit untuk Replanting

Kasmirudin
Buah Sawit Dora Tak Laku Lagi, Pemprov Babel Beri Program Bantuan Bibit untuk Replanting
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat bersama dengan petani Bangka Selatan. (Foto: Andre)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Guna menjaga kestabilan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengeluarkan beberapa kebijakan.

Kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Babel, yakni mengimbau para pembeli kelapa sawit untuk tidak membeli buah sawit dora atau buah yang memiliki kulit yang tebal namun isinya tipis.

Dikatakan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman salah satu penyebab turunnya harga TBS kelapa sawit adalah kualitas buahnya yang jelek.

"Tapi kita juga mengadakan program replanting atau peremajaan sawit rakyat," katanya.

Baca Juga: Ajak Petani Gabung Koperasi Petani Lada Babel, Haji Duk Beberkan Manfaatnya

Jadi, sambungnya, pemerintah tidak hanya sekedar mengimbau para pengepul untuk tidak membeli buah sawit dengan kualitas buruk tapi juga memberikan solusinya.

“Replanting atau peremajaan sawit rakyat itu dibantu dengan bibit kelapa sawit yang berkualitas dan mendapat uang Rp 30 juta.Tidak hanya diperuntukan untuk menebang pohon kelapa sawit yang kualitasnya jelek, juga bisa digunakan untuk meremajakan pohon kelapa sawit yang sudah berumur 25 tahun ke atas,” sebut Erzaldi.

Harga TBS sawit bisa naik karena pemerintah berinovasi menciptakan bahan bakar dari sawit atau D-100. Pemprov Babel juga terus memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk membuka pabrik sehingga harga tukar petani bisa bersaing.(BBR)


Penulis : Andre

Editor   : Kasmir