Produksi Ikan Air Tawar di Bangka Tengah Capai 1.537,7 Ton

Kasmirudin
Produksi Ikan Air Tawar di Bangka Tengah Capai 1.537,7 Ton
Sektor budidaya perikanan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah sangat menjanjikan, yang dapat dikembangkan di kawasan pertanian, kolam bioflok, saluran irigasi serta sistem keramba jaring apung (KJA) di kolong eks tambang timah. (Foto: Faisal)

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dikenal sebagai wilayah pertanian yang juga menyimpan potensi besar sektor budidaya perikanan air tawar yang dapat dikembangkan di kawasan pertanian, kolam bioflok, saluran irigasi serta sistem keramba jaring apung (KJA) di kolong eks tambang timah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Kabid Perikanan, Chazwir mengatakan, data per Desember 2020 menunjukan jumlah produksi budidaya ikan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah mencapai 1.537,7 Ton.

“Sejauh ini budidaya perikanan air tawar cukup menjanjikan dan bisa dijadikan opsi alternatif penunjang ekonomi karena menyimpan potensi besar jika dikelola dengan baik,"ujarnya, Selasa (23/3/2019).

Ia mengakui pengembangan budidaya kolam air tawar saat ini masih sedikit mengalami hambatan, mulai dari pembibitan kualitas benih serta jangkauan pasar.

“Persoalan spesifikasi permintaan pasar serta pengembangan jangkauan pasar masih menjadi PR kami, karena masih banyak para pembudidaya yang belum mampu memenuhi terkait spesifikasi ukuran ikan sehingga mempengaruhi stagnannya permintaan pasar," ujar Chazwir.

Guna menyelesaikan PR tersebut, Dinas Perikanan mengarahkan para kelompok budidaya untuk masuk kedalam Unit Pelayana dan Pengembangan (UPP) guna dibina secara penyuluhan teknis di lapangan serta peningkat mutu SDM.

“Saat ini jumlah Kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdakan) di Bangka Tengah sebanyak 135 kelompok yang kami bina secara teknis maupun pemasaran melalui UPP pengembangan budidaya perikanan," ungkapnya.

Tak hanya pembinaan, Chazwir menyampaikan, Dinas Perikanan juga akan kembali menyalurkan bantuan sarana dan prasarana produksi bersumber dari dana hibah guna menunjang pengembangan sektor budidaya perikanan di Bangka Tengah.

"Dengan apa yang kita programkan pada tahun 2021, diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan serta mampu menjadi sektor andalan masyakat Bangka Tengah," pungkasnya. (BBR)


Penulis : Faisal

Editor   : Kasmir