Bulog Bangka Siap Jalin Kerja Sama dengan PT. BAA

Ibnuwasisto
Bulog Bangka Siap Jalin Kerja Sama dengan PT. BAA
Kepala Cabang Bulog Bangka, Taufiqurokhmah saat melakukan kunjungan ke PT. Bangka Asindo Agri, Sungailiat Bangka, Jum'at (26/6/2020). (Foto.Ist)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID - Dalam rangka meneruskan instruksi Wakil Direktur Bulog yang direncanakan dalam waktu dekat akan mengadakan rapat dengan PT. Bangka Asindo Agri (BAA), Kepala Cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Bangka Taufiqurokhmah TD bersama dengan stafnya melakukan kunjungan ke PT. BAA, Jum'at (26/6/2020).

Ia mengatakan kedatangannya juga terkait dengan produk turunan dari sagu yang diproduksi oleh PT. BAA. Yang rencana kedepan produk itu dapat disinergikan dalam hal ketahanan pangan.

"Kita ketahui bersama bahwa ketahanan pangan yang ada di Indonesia ada beras, terigu, jagung dan lain sebagainya. Dan saat ini kita merambah ke produk sagu, agar kedepan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ketahanan pangan di tingkat nasional," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung kondisi pabrik dan sekaligus juga mendapatkan keterangan mengenai produk olahan turunan dari sagu dan tapioka.

"Mudah mudahan Bulog dapat menjadi partner dari PT. BAA dalam pengadaan sagu, baik yang masih berbentuk tepung maupun produk olahan turunannya seperti Sago Mee dan yang lainnya. Nantinya hasil kunjungan ini akan saya laporkan ke pihak direksi pusat tentang perkembangan yang ada disini," tuturnya.

Sementara itu, perwakilan dari PT. BAA, Petrus Eka Margo mengatakan bahwa sebenarnya sebelum adanya Pandemi COVID-19 pemerintah sudah mencanangkan ketahan pangan yang di launching di Sulawesi, terutama bahan berupa sagu. Menurutnya, sagu di Bangka mempunyai keunikan tersendiri karena tumbuh di lahan yang tidak produktif dan banyak kandungan mineral.

"Dan kami dari PT. BAA sudah berhasil memproduksi olahan dari sagu rumbia dan kwalitasnya bisa dijamin. Kita sudah menghubungi Bulog untuk melakukan kerjasama dalam hal ini untuk menginformasikan bahwa kita punya produk sagu rumbia dan sekaligus produk turunannya seperti Sago Mee," terangnya.

Dia katakan telah membuat membuat produk turunan sagu yang akan disukai oleh semua orang. Pihaknya berharap, kedepan Bulog berikan masukan agar produk Sago Mee dapat dikonsumsi secara nasional.

"Saat ini kita sudah bisa memproduksi Sago Mee sebanyak 200 sampai 250 kg per jam. Untuk sementara, kami membatasi produksi dulu karena juga harus memperhatikan dari segi marketingnya. Kita akan bekerjasama dengan beberapa pihak untuk memperkenalkan Sago Mee ini, salah satunya dengan Bulog," tutupnya. (BBR)


Penulis : Ibnu

Editor : 

Sumber : Babel Review