Bumdes Selinsing Bangun Pasar Kuliner Dukung Wisata Tambang

kasmirudin
Bumdes Selinsing Bangun Pasar Kuliner Dukung Wisata Tambang
Bumdes Selinsing bersama PT Timah Tbk saat meninjau lahan desa seluas 62 hektare untuk dijadikan kawasan penambangan bijih timah.

BELTIM, BABELREVIEW.CO.ID -- BUMDes Selinsing Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun pasar kuliner, guna mendukung pengembangan wisata replika tambang bijih timah di daerah itu.

"Kita sedang menyiapkan pasar kuliner khas Belitung Timur di kawasan pengembangan wisata tambang," kata Ketua Bumdes Selinsing Muhammad Rais di Selinsing, Rabu.

Menurut dia pembangunan pasar kuliner ini tidak hanya untuk mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga sebagai upaya mendorong usaha mikro kecil menengah dan kesejahteraan masyarakat di Belitung Timur khususnya Desa Selinsing.

"Pembangunan pasar kuliner dan pengembangan wisata tambang ini merupakan program jangka panjang pemerintah desa untuk memberdayakan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan dengan adanya pasar kuliner ini, wisatawan yang berkunjung ke objek wisata tambang ini tidak akan kesulitan mendapatkan kuliner khas daerah, misalnya mie Belitung, sup gangan, berego, suto Belitung, sambal rusip dan makanan khas lainnya.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pasar kuliner ini sudah selesai, sehingga pelaku UMKM bisa menjajakan produk makanan, kerajinan dan lainnya di pasar ini," katanya.

Ia menambahkan saat ini Bumdes Selinsing bermitra dengan PT Timah Tbk sedang mengembangkan wisata tambang bijih timah, guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Ia mengatakan Provinsi Kepulauan Babel khususnya Belitung Timur merupakan daerah penghasil bijih timah nomor dua terbesar di dunia. Penambangan bijih timah sudah dilakukan 300 tahun, sehingga pengembangan wisata daerah ini tidak terlepas dari tambang.

Wisata miniatur atau replika tambang yang dikembangkan ini dibagi beberapa kawasan diantaranya kawasan penambangan bijih timah, kuliner, wisata air, pemancingan dan wisata agrowisata lainnya.

"Dengan adanya pengembangan wisata miniatur tambang ini, sehingga informasi penambangan bijih timah kepada wisatawan akan lebih baik dan jelas," ujarnya.(BBR)


Penulis  : Ant                                  
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review