Bupati Algafry Serahkan 100 Unit Bantuan Rumah Layak Huni

Irwan
Bupati Algafry Serahkan 100 Unit Bantuan Rumah Layak Huni

BANGKA TENGAH, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) serah terima buku tabungan penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2022, Kamis (4/8/2022).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman secara simbolis langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima bantuan.

Adapun desa yang menerima bantuan ini yakni Desa Perlang 52 unit, Desa Batu Beriga 28 unit dan Desa Lubuk Besar 20 unit dengan total penerima 100 unit yang berupa bantuan perbaikan rumah dalam bentuk tabungan senilai Rp20 juta untuk peningkatan kualitas rumah swadaya.

Algafry Rahman mengatakan, pemerintah memang harus berperan aktif dalam membantu masyarakat dalam mencari dukungan agar masyarakat mendapatkan bantuan.

"Saya bersama Kepala Diperkimhub langsung menemui Pak Edi Santana Anggota DPR RI Komisi 5 dan beliau langsung memberikan dukungan dan bantuan rumah ini. Nah, itu hasil kerja keras pemerintah Bangka Tengah," ujarnya.

Dikatakan, Algafry bantuan Rp20 juta yang diterima untuk stimulan dan perbaikan rumah diperbaiki sendiri juga secara gotong royong.

"Bantuan Rp20 juta itu rinciannya Rp17,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah. Untuk menyiasatinya, upah ini kita kerjakan sendiri sekaligus memperbagus rumah agar bisa ditinggali dengan nyaman," terangnya.

Sementara, Kepala Satuan Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Sumatera 5 Satuan Kerja Penyedia Perumahan, Johnny Rakhman mengungkapkan data yang masuk sebanyak 500 unit. Namun yang terealisasi baru 100 unit.

"Tahun ini realisasinya di 3 desa di Lubuk Besar saja. Bantuan ini pun hanya ada di Bangka Tengah dan ini adalah program dari kementerian PUPR," ungkapnya.

Rakhman menuturkan, kedepannya tidak akan ada lagi bantuan pembangunan rumah baru.

"Jadi program pembangunan rumah baru tidak ada lagi karena memang BPPS ini akan menstimulan lewat program peningkatan rumah agar layak huni dengan bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya," imbuhnya.

Masih dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Fani Hendra Saputra menjelaskan, jika nanti ditemukan kendala dalam pembangunan, masyarakat bisa berkonsultasi ke Disperkimhub atau satuan tenaga kerja yang menaungi.

"Bapak/Ibu, jika ada kendala nantinya bisa dikonsultasikan bersama. Pokoknya Disperkimhub dan satuan tenaga kerja dari kementerian PUPR akan selalu membantu," tegasnya. (BBR)


Laporan: Aqbal